Beranda Kuliner Jajanan Tempo Dulu Kini Ada Dalam Versi Digital

Jajanan Tempo Dulu Kini Ada Dalam Versi Digital

137
0
BERBAGI
Ilustrasi
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Beberapa tahun terakhir, jajanan tempo dulu kembali marak kita saksikan di media-media sosial. Kerinduan dengan makanan waktu kecil dianggap memicu hal ini kian digemari. Hal ini tentu menjawab kerinduan banyak orang akan makanan yang dulu menjadi teman bermain maupun belajar di sekolah. Cara mendapatkannya juga kini disulap semakin mudah dengan ujung jari saja makanan hingga mainan dapat tiba dengan selamat di tangan.

Jajanan tempo dulu akhirnya kembali marak namun dalam versi digital. Salah satunya adalah toko makanan dan mainan tempo dulu bernama Mbokjajan. Dari namanya saja sangat jelas kalau di tempat ini banyak jajanan. Mbokjajan ini salah satu tempat bisa menemukan banyak jajanan baik makanan ataupun mainan tahun 1980 hingga 1990an.

Aneka jajanan tersedia, mulai dari kerupuk, minuman buah, jelly, permen, dan kue-kue. Mainan mulai dari yang tradisional hingga buatan pabrik juga tersedia. Dengan tagline ‘Surganya jajanan dan mainan zaman baheulak’, Mbokjajan ini sudah terkenal dari sabang sampai merauke bahkan keluar negeri.

Dinda Neswari, pemilik CV. Mbokjajan Indonesia mengatakan jika bisnis yang dirintisnya sejak tiga tahun silam ini sudah merambah ke seluruh pelosok negeri. Bahkan ke Malasyia, Singapura dan Hongkong.

Seperti penjualan jajanan tempo dulu lainnya, Mbokjajajn ini juga awalnya berjualan di media sosial instagram, hingga memiliki ratusan ribu pengikut. Karena banyaknya permintaan kosumen akhirnya Mbokjajan ini memiliki toko offline di Jalan Ireda no. 181A, Yogyakarta.

Dari sisi konsumen pun bisa menyasar dari segala usia. Bahkan boleh dikata dominan konsumen adalah orang dewasa yang masa kecilnya di tahun 1980 an dan 1990an. Permintaan yang beragam juga membuat Mbokjajan ini memiliki banyak variasi makanan dan mainan. “Jadi kami itu (Mbokjajan) dibesarkan oleh konsumen,” terang Dinda.

Tak hanya Mbokjajan saja, di Malang juga terdapat jajanan jadul bernama Rumah Ngemil. Tak jauh berbeda, beragam jajanan jadul juga bnyak tersedia di sana. Hanya saja selain jajanan jadul juga ada jajanan modern.

Rumah Ngemil yang rintis Ayu Parmadhyani Putri ini berlokasi di Malang. Tak tanggung-tanggung, akunnya juga memiliki ribuan pengikut di instagram. Berawal dari jualan lewat Blackberry Messenger, hingga konsumennya juga banyak dari luar kota seperti Pekanbaru, Tarakan, Tanjung Pinang dan banyak lagi.

Bagi perempuan 32 tahun ini merasa peluang bisnis jajanan 90an masih besar karena makin banyak diminati masyarakat. “Kedepannya masih banyak diminati , terutama mereka yang lahir di era segitu (1990an) dan pengen nostalgia,” terangnya, Senin (02/01/17).

Meski terlihat sederhana, jajanannya pun bisa dikatakan murah meriah tapi siapa sangka omzet yang dihasilakan lewat jajanan ini bisa mencapai puluhan juta rupiah. Seperti yang dikatakan pemilik Mbokjajan, Dinda Neswari omzet yang diperoleh tiap bulannya mencapai puluhan juta rupiah.

Demikian halnya dengan Ayu Parmadhyani Putri. Meski menjalankan usahanya sambil kuliah, hingga tiga tahun belakangan ini usahanya terbilang lancar dan juga sudah memilki toko sendiri di rumahnya. Untuk omzetnya sendiri bisa mencapai dua juta rupiah per bulannya. (Naila)

alterntif text

LEAVE A REPLY