Beranda Daerah 4 Karyawan PT Cresyn Indonesia Dipecat Secara Sepihak

4 Karyawan PT Cresyn Indonesia Dipecat Secara Sepihak

1 views
0
BERBAGI
alterntif text

Cileungsi, Akuratnews.com – Ratusan Pekerja PT Cresyn Indonesia yang berada di Kampung Rawahingkik, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, yang tergabung dalam Serikat Pekerja Elektro Cresyn Indonesia (SPE-CI) Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI) melakukan aksi mogok kerja.

Endang, salah seorang karyawan menuturkan, mogok kerja tersebut terjadi lantaran empat orang pengurus SPE-CI FSPASI yang bekerja di PT Cresyn Indonesia dipecat secara sepihak oleh perusahaan.

“Gara-gara kami mengikuti aksi buruh beberapa waktu lalu yang digelar di Pemkab Bogor,” katanya kepada Akuratnews.com, (8/12/16).

Menurutnya, saat mengikuti demo buruh tersebut para pengurus sempat terlibat cekcok mulut dengan manajemen perusahaan, serta pimpinan perusahaan yang merupakan warga negara asing (WNA), dan berakhir dengan pemecatan sepihak. Setelah itu, para karyawan mengajak pihak manajemen untuk duduk bareng menyelesaikan masalah tersebut, namun tak pernah ditanggapi.

“Kami telah beritikad baik untuk mengajak duduk bareng, namun tak pernah ditanggapi,” paparnya.

Senada, Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)  Cileungsi-Klapanunggal Achamd Sodikin menuturkan, seharusnya pihak perusahaan tidak segampang itu dalam melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), harus melalui mekanisme yang berlaku.

“PHK itu harus diputuskan melalui pengadilan hubungan industrial (PHI),” paparnya.

Ia menerangkan, dalam perusahaan tersebut terkesan dilarang para karyawan itu untuk berserikat, dan hal ini merupakan pemberangusan serikat pekerja (union busting) yang dilakukan oleh pengusaha dalam mengebiri hak-hak pekerja.

“Tanggal 19 Desember nanti kami akan menggelar aksi solidaritas di PT Cresyn Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, saat Akuratnews.com ingin mengkonfirmasi pihak manajemen namun dihalang-halangi dan dilarang oleh security, dengan alasan tidak diperbolehkan oleh bos.

“Media tidak diijinkan oleh perusahaan untuk meliput demo ini,” singkat Sugianto salah seorang security.

Pantauan Akuratnews.com dilapangan, aksi mogok kerja tersebut dikawal oleh puluhan polisi dari Polsek Cileungsi. (Toro)

alterntif text

LEAVE A REPLY