Beranda Megapolitan Agus-Sylvi Janjikan Rp1 Miliar untuk RW, Ini Komentar KPU

Agus-Sylvi Janjikan Rp1 Miliar untuk RW, Ini Komentar KPU

92
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI sedang mengkaji dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni, terkait program Rp1 miliar untuk tiap RW yang dijanjikan keduanya.

Kajian ini dilakukan oleh KPU DKI setelah menerima laporan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI.

“KPUD sedang melakukan pengkajian,” ujar Ketua KPU DKI Sumarno kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/12/16).

Sumarno mengungkapkan, pelanggaran yang dilakukan masuk dalam pelanggaran administrasi dan bukan merupakan politik uang.

“Bukan politik uang, menurut Bawaslu itu pelanggaran administrasi,” tegasnya.

Dijelaskannya, indikasi pelanggaran politik uang, seperti calon kepala daerah menjanjikan sejumlah uang atau mengalokasikan dana secara pribadi atas keterpilihan paslon tersebut. Namun, jika janji berbentuk program yang memang harus mengalokasikan dana, hal itu bukan merupakan politik uang.

“Artinya begini, kalau calon kepala daerah menjanjikan jika terpilih mengalokasikannya sekian miliar untuk ini untuk itu, bukan kategori politik uang. Kalau politik uang itu pidana pemilu,” ungkapnya.

Saat ditanya adakah rencana memanggil pihak Agus-Sylvi terkait dugaan pelanggaran tersebut, Sumarno belum memastikannya.

“Yah nanti apakah perlu dipanggil atau tidak. Nanti kita cari hari yang baik dan secepat mungkin,” imbuhnya.

Dalam kasus tersebut Bawaslu DKI hanya memberikan rekomendasi bahwa program Agus merupakan pelanggaran administrasi, tetapi tidak mencantumkan sanksi. Oleh karena itu, KPUD melakukan kajian dan memutuskan program Agus-Sylvi bukanlah politik uang. (Ahyar)

alterntif text

LEAVE A REPLY