oleh

BAPER Desak Copot Semua Pengurus Serikat Pekerja BTN Dari Jabatan di Manajemen BTN

Jakarta, Akuratnews.com – Koordinator Aksi Badan Peduli Rakyat (BAPER), Firman Karyadi mempertanyakan alasan Sulis Usdoko bankir Bank Tabungan Negara (BTN) yang kinerjanya paling kinclong justru harus digusur dalam RUPS BTN 17 Maret 2017 lalu.

Firman mengaku, jika dibawah kepemimpinan Sulis Usdoko BTN berhasil memperbaiki NPL BTN menjadi dibawah 3 % atau terbaik sepanjang sejarah berdirinya BTN dan saham Bank BTN langsung melesat terbang tinggi.

Dia menyebutkan, bahwa sudah menjadi rahasia umum di SP BTN terkenal dengan kekuatan massa dan organisasi solid serta militan.

“Tetapi, kenapa dalam kasus pencopotan Sulis Usdoko, Serikat Pekerja ( SP ) BTN terkesan diam dan ada kong kalingkong dengan Maryono yang banyak kalangan menilai hubungannya tidak harmonis,” kata Firman kepada Akuratnews.com, Rabu (22/3/2017).

Apakah hubungan masa lalu Sulis Usdoko dengan Ketua Dewan Pembina SP BTN, Sutarno yang buruk, sehingga terdepaknya Sutarno dari posisi struktural di BTN secara menyakitkan telah memunculkan dendam dari aktivis-aktivis SP BTN yang berkepanjangan.

Namun, apapun alasannya atas konflik Dirut dengan Sulis Usdoko maupun konflik antara SP BTN dengan Sulis Usdoko tidak boleh merugikan BTN sebagai aset bangsa.

Menurutnya, SP BTN sebagai wadah organisasi yang wajib melindungi anggotanya termasuk Sulis Usdoko harus secara fair dan profesional mengakui bahwa kinerja Sulis Usdoko adalah istimewa, sehingga wajib mengadvokasinya.

Karena itu, Barisan Peduli Rakyat (Baper) bermaksud melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis (23/3/2017) di Kantor Gedung Menara BTN Jl.Gajah Mada No.1 Jakarta Pusat, untuk menuntut pertanggungjawaban advokasi dari SP BTN kepada Sulis Usdoko dengan  tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak SP-BTN untuk mengadvokasi dan membela Sulis Usdoko dalam melawan putusan RUPS BTN 17 Maret 2017.

2. Mendesak SP BTN mengirim surat keberatan kepada Meneg BUMN dan Komisi VI DPR RI atas pergantian Sulis Usdoko dengan Mahelan Prabantarikso.

2.Mendesak SP BTN melakukan aksi menekan Meneg BUMN untuk menggelar RUPS Luarbiasa dengan agenda tunggal pengangkatan kembali Sulis Usdoko sebagai Direktur Bank BTN.

3.  Mendesak Direksi BTN mencopot jabatan struktural Satya Wijayantara,M.Faiz, Rismuji,Zein Wargadibrata serta khusus Sutarno agar dicopot jabatannya dari Dana Pensiun.

4. Mendesak SP BTN memajukan jadwal Munas dari semula tahun 2019 menjadi Munas Luarbiasa tahun 2017 dengan agenda tunggal pencopotan Satya Wijayantara, Sutarno, M.Faiz, Rismuji,Zein Wargadibrata masing-masing dari kedudukannya sebagai pengurus DPP SP BTN.

4.Mendesak agar Direksi Bank BTN menerbitkan peraturan larangan rangkap jabatan antara jabatan pengurus SP BTN dengan jabatan struktural di BTN termasuk larangan jabatan di Dana Pensiun dan Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN.

6.Mendesak Komisaris dan Direksi Bank BTN mengeluarkan peraturan larangan pencalonan kembali Sutarno,Satya Wijayantara,M.Faiz, Rismuji dan Zein Wargadibrata sebagai pengurus SP BTN dalam periode berikutnya.

7.Mendesak SP-BTN melakukan advokasi secara serius terhadap ratusan karyawan BTN yang menjadi korban praktek investasi bodong Koperasi Pandawa serta mendesak penolakan pengenaan sanksi terhadap karyawan BTN yang menjadi korban investasi bodong pandawa.

Copot semua Pengurus Serikat Pekerja BTN Dari Jabatan di Manajemen Bank BTN, Selamatkan Sulis Usdoko. (Agus)

Komentar

News Feed