oleh

Baznas Ajak Masyarakat Terlibat Aktif Bantu Korban Gempa Lombok

Jakarta, Akuratnews.com – Badan Amil Zamat Nasional (Baznas) mengajak masyarakat Indonesia untuk membantu para korban yang terkena dampak gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami dari divisi pengumpulan mengajak masyarakat seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam membantu saudara kita yang terkena dampak gempa di Lombok yang terjadi tanggal 5 Agustus kemarin,” kata Kepala Divisi Pengumpulan Ritel, Fitriansyah Agus Setiawan di Kantor Baznas, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/9/2018).

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang ingin mendonasikan hartanya untuk korban gempa Lombok agar disalurkan melalui lembaga yang resmi.

“Salurkanlah donasi-donasi itu kepada lembaga-lembaga resmi yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Kalo di Baznas sendiri, lanjut Fitriansyah, kami menyiap konsep peduli kemanusiaan korban gempa di Lombok.

Nantinya masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui BNI Syariah 0900005574, BCA 6860737777
a.n Badan Amil Zakat Nasional/BAZNAS.

Untuk infomasi dan konfirmasi donasi sendiri, masyarakat dapat melalui
contact center BAZNAS di +62 21- 3904555, +6287877373555 whatsapp atau mengakses layananmuzaki@baznas.or.id dan www.baznas.go.id.

Dikutip dari BNPB, Hingga Rabu (8/8/2018) pukul 13.00 WIB, jumlah korban akibat gempa 7 SR di NTB dan Bali sebanyak 131 orang meninggal dunia, 1.477 orang luka berat dan dirawat inap di rumah sakit, 156.003 orang mengungsi, 42.239 unit rumah rusak dan 458 unit sekolah rusak.

Menurut BNPB, data ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat pendataan belum semuanya selesai dilakukan. Selain itu, korban belum semua ditemukan oleh Tim SAR gabungan.

Daerah di Kabupaten Lombok Utara paling parah terdampak bencana. Dari 131 orang meninggal akibat gempa terdapat di Kabupaten Lombok Utara 78 orang, Lombok Barat 24 orang, Lombok Timur 19 orang, Kota Mataram 6 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

Jumlah pengungsi juga terus bertambah. Saat ini data sementara 156.003 orang yang tersebar di Lombok Utara 55.390 orang, Lombok Timur 29.195 orang, Lombok Barat 39.599 orang dan Kota Mataram 31.819 orang. Diperkirakan data pengungsi akan bertambah mengingat belum semua pengungsi terdata dengan baik.

Kebutuhan dasar pengungsi seperti logistik terus ditambah, dapur umum dan dapur lapangan juga terus didirikan di banyak tempat oleh TNI, Polri, Tagana, SKPD, BPBD Jawa Tengah, NGO, dan masyarakat. (Yan)

Komentar

News Feed