oleh

BEM DKI Jakarta Desak Presiden Jokowi Copot Pimpinan Instansi Keamanan Negara

Jakarta, Akuratnews.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Jakarta (BEM DKI Jakarta)  turut bersuara atas merebaknya lagi aksi terorisme yang terjadi di Indonesia beberapa waktu belakangan. Mereka sepakat mengeluarkan 6 sikap untuk merespon aksi-aksi terorisme tersebut.

Perwakilan Aliansi BEM DKI Jakarta, Fadli mengatakan, Kondisi sosial keamanan dan kenyamanan bangsa akhir akhir ini jauh dari harapan dan jauh dari harapan dan cita cita Nawacita Presiden Jokowi Widodo.

Untuk itu Aliansi BEM DKI Jakarta mendesak kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot KABIN Budi Gunawan.

“Kondisi sosial tidak berbanding lurus dengan cita cita Nawacita tersebut. Mungkinkah ini bentuk nyata kegagalan Instansi negara yang fokus pada keamanan dan kenyamanan negara untuk melindungi segenap warga bangsa dan negara.” ujar Fadli saat menggelar konperensi Pers di Jakarta, Senin, (14/05/18).

“Melihat peristiwa teror yang terjadi di Mako Brimob Depok, Surabaya dan Sidoarjo menunjukan jelas betapa lemahnya fungsi kontrol dari POLRI. BIN dan BNPT sebagai lembaga negara yang fokus pada keamanan Negara” katanya.

Untuk itu BEM DKI Jakarta Meminta dan Mendesak kepada Presiden, DPR RI dan Kompolnas antara lain :

Nawacita poin ke 1 gagal, (Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara). 

Mendesak Presiden segera copot Budi Gunawan dari Kepala BIN karena lalai dalam memimpin Instansi BIN

Mendesak Presiden segera copot Tito Karnavian dari Kapolri, karena lalai dalam memberikan keamanan dan kenyamanan dalam negeri.

Mendesak Presiden segera copot Kepala BNPT Komjen Pol Suhardy Alius karena lalai dalam memimpin BNPT.

Mendesak Presiden segera kembalikan kepemimpian BIN ke TNI. Bersama TNI kenyamanan dan keamanan negara kuat.

Konfrensi Pers dihadiri beberapa perwakilan Mahasiswa diantaranya Abdul El Hakim (BEM RI), Ismail (Jaya Baya) Mahmud (UNIAT), Babang (TAWALIB), Abu Bakar (TANTULAR).

(Yudha)

Komentar

News Feed