Beranda Hukum BNN Ungkap Rp2,6 Triliun Hasil Pencucian Uang Selama 2016

BNN Ungkap Rp2,6 Triliun Hasil Pencucian Uang Selama 2016

1 views
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Kepala Badan Narkotika Nasioanal (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengakui peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) saat ini kian memprihatinkan.

Selama kurun waktu 2016, dirinya mengungkap 21 tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil kejahatan narkotika, dengan nilai sebesar Rp 2,6 triliun.

“BNN juga telah mengungkap 21 kasus TPPU hasil kejahatan narkotika dengan total nilai aset mencapai Rp 261.863.413.345,” kata pria yang akrab disapa Buwas pada acara pemusnahan barang bukti narkotika di Silang Monas, Selasa (6/12/16).

Dalam periode yang sama BNN bekerjasama dengan bea dan cukai serta Polri berhasil mengungkap 92 kasus penyalahgunaan narkotika dengan 196 tersangka.

“Sementara barang bukti yang berhasil disita di antaranya ganja seberat 3 ton 51 kilogram,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, keberhasilan BNN dalam mengungkap kejahatan narkotika ini merupakan wujud sinergitas yang telah dilakukan BNN dengan aparat penegak hukum Iainnya, seperti Polri, TNI, Bea dan Cukai, Kejaksaan Agung, serta Kementerian Hukum dan HAM.

Tak hanya itu, keberhasilan ini juga didukung oleh lembaga negara lainnya, seperti PPATK, OJK, dan Bank lndonesia dalam mengungkap perputaran uang bernilai fantastis hasil berbisnis narkotika.

Buwas berharap sinergitas tidak hanya pada aparat penegak hukum dan instansi terkait saja tetapi juga dengan seluruh komponen bangsa.

Pada pemusnahan barang bukti ke-15 di tahun 2016 ini berupa 445 Kg sabu, 190.840 butir ekstasi, 422 Kg ganja, dan 323.000 butir Erimin Five, dari 29 tersangka.

Barang bukti narkotika ini merupakan hasil penindakan BNN bekerja sama dengan Bea dan Cukai pada periode Oktober November 2016, serta hasil penindakan kejahatan narkotika yang dilakukan oleh Polri.

“Dengan melakukan pemusnahan barang bukti tersebut sebanyak 3.000.000 anak bangsa dapat terselamatkan dari penyalahgunaan narkotika,” jelas Buwas.

Pemusnahan barang bukti disaksiakn langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo, Menkopolhukam Wiranto, Plt Gubernur  DKI Jakarta  Sumarsono, beserta unsur kepolisian, Kejaksaan dan Bea Cukai. (Mar)

alterntif text

LEAVE A REPLY