Beranda Nasional Budi Karya Sumadi Minta Terminal Bayangan di Sekitar Pulo Gadung Segera Dipindahan

Budi Karya Sumadi Minta Terminal Bayangan di Sekitar Pulo Gadung Segera Dipindahan

83
0
BERBAGI
Menhub Budi Karya Sumadi
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Terminal bayangan di sekitar Terminal Pulogadung, Jakarta Timur agar segera memindahkan operasionalnya ke Terminal Pulogebang paling lambat 28 Desember 2016, khususnya untuk bus jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Walaupun mereka memiliki izin sampai 31 Desember 2016, namun sebaiknya sudah pindah paling lambat 28 Desember,” jelas Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam inspeksi mendadak (sidak) ke terminal bayangan di sekitar Terminal Pulogadung, Jakarta, Minggu (25/12/16).

Sebagaimana diketahui¸jumlah terminal bayangan di Jakarta ada 21. Perinciannya, di Jakarta Barat tujuh lokasi, Jakarta Timur lima lokasi, Jakarta Utara tiga lokasi, Jakarta Selatan lima lokasi, dan Jakarta Pusat lima lokasi.

Berdasarkan hasil pemantauan, di Teminal Pulogadung masih ditemui penjualan tiket dan pemberangkatan penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk itu Menhub menegaskan akan memberikan sanksi bagi perusahaan otobus (PO) bus yang belum pindah ke Terminal Pulogebang. “Sanksinya kami akan cabut izin operasinya”, tegas Menhub.

Menhub mengatakan, ke depan tidak boleh ada lagi terminal bayangan di sekitar Pulogadung. Kawasan tersebut hanya diperbolehkan untuk bengkel atau kantor PO bus.

“Hanya diperbolehkan untuk bengkel, tidak diperbolehkan untuk penjualan tiket karena akan memicu mereka untuk kembali lagi ke sini, atau silakan jika akan dipergunakan untuk kantor”, jelas Menhub.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait akses ke Pulogebang, Menhub mengatakan akan menyediakan feeder bus dari Terminal Pulogadung menuju Terminal Pulogebang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada asosiasi dan pengusaha truk yang sudah bertoleransi yang mengikuti anjuran dan tidak beroperasi di jalan tol. Namun larangan tersebut belum bisa kita cabut mengingat ada satu ruas yang menuju Bandung yang belum bisa berfungsi,” jelas Menhub. (Muji)

alterntif text

LEAVE A REPLY