oleh

Buka Bersama Sebagai Ajang Reuni

Jakarta, Akuratnews.com – Bulan ramadhan adalah bulan yang istimewa bagi ummat Islam, banyak moment yang sudah menjadi tradisi pada bulan ramadhan bagi masyarakat Indonesia khususnya, salah satunya buka puasa bersama, orang biasanya selalu menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama, entah dengan keluarga, rekan kerja atau teman semasa sekolah.

Bahkan rata – rata orang yang berpuasa sudah memiliki jadwal buka puasa bersama di bulan ramadhan dengan macam – macam kepentingan, sebagian orang menganggap buka puasa bersama adalah ajang reuni, bersilaturahmi dengan teman – teman lama atau melepaskan sejenak rutinitias individual menjadi alasan klasik mengapa banyak orang ingin berbuka puasa bersama pada bulan ramadhan.

Seperti yang diadakan sebuah komunitas di kawasan Jakarta utara, “sahabat pensil”. Komunitas ini cukup unik karena anggotanya adalah teman – teman sekelas saat duduk dibangku sekolah dasar. Bagi mereka buka puasa bersama adalah ajang reuni yang menjadi keharusan untuk diadakan, bersilaturahmi dengan teman – teman semasa kecil, menjalin keakraban, merencanakan berbagai macam kegiatan dan yang paling penting adalah bernostalgia, mengenang peristiwa – peristiwa manis pada masa silam yang sangat berarti sampai tidak bisa dilupakan.

Sahabat pensil digagas oleh Samsul Fajri, pelaku seni dan juga salah satu orang yang pernah ikut mempopulerkan sebuah program kriminal dengan hastag “Turn Back Crime” disalah satu tv swasta. Ia mengungkapkan perasaannya saat acara buka bersama dengan teman – temannya semasa SD.

“ seru banget, buka puasa itu waktu yang sangat ditunggu, apalagi buka puasa bersama dengan teman – teman saat kecil dulu, pokoknya lupa deh sama aktifitas rutin yang kadang bikin pusing “, begitu ujar mantan atlet pencak silat yang akrab disapa kang Sami ini.

Moment yang identik dengan reuni ini ternyata membawa banyak dampak positif bagi seseorang, dalam reuni orang akan bernostalgia, yaitu mengenang masa lalu yang indah, sejumlah penelitian menyatakan bahwa nostalgia bisa membuat seseorang lebih optimistis terhadap hidupnya, nostalgia juga dapat melawan kondisi mental yang negatif seperti perasaan kesepian, kegagalan, atau kehilangan tujuan hidup.

Kenangan-kenangan indah yang dibahas saat reuni bisa membuat seseorang menyadari bahwa dirinya berarti bagi orang lain.

Interaksi yang terjadi saat reuni pada momen makan bersama dapat pula mengurangi risiko seseorang terjangkit penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan, pada fase awal, seseorang yang terkena penyakit Alzheimer biasanya akan terlihat mudah lupa, seperti lupa nama benda atau tempat, lupa tentang kejadian-kejadian yang belum lama dilalui, dan lupa mengenai isi percakapan yang belum lama dibicarakan bersama orang lain.

Nah melihat banyaknya dampak positif yang bisa didapatkan dari acara reuni, tak heran jika banyak orang mengejar momen buka puasa bersama teman – teman sekolah untuk dijadikan ajang reuni. (Lng)

Komentar

News Feed