oleh

Cegah Terjadinya Disfungsi, Itjen TNI Terapkan Sistem Baru di Wasrik Kohanudnas

Jakarta, Akuratnews.com – Kepala Staf (Kas) Kohanudnas Marsma TNI H. Dumex Dharma, M.Si (Han) menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI dalam entry breifing Wasrik yang dipimpin Kolonel Inf Sidhi Purnomo, CfrA., sebagai Tim Pengendali Teknis beserta tujuh personel Wasrik Itjen TNI.

Bertempat di ruang rapat Suryadarma, Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma Jakarta, (13/2)

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., dalam sambutannya yang dibacakan Kaskohanudnas menyampaikan, bahwa melalui kegiatan Wasrik oleh intitusi inspektorat, penerapan manajemen modern berupa fungsi pengawasan dan pemeriksaan dalam pelaksanaan program kerja akan selalu ditegakkan.

“Hal ini penting untuk mencegah kemungkinan terjadinya disfungsi dalam mekanisme program kerja sesuai aturan yang ditetapkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kolonel Inf Sidhi Purnomo, CfrA., sebagai Tim Pengendali Teknis mengatakan, Dalam rangka mencapai laporan keuangan (LK) opini wajar tanpa pengecualian (WTP). “Kemhan dan TNI berkomitmen merubah pola pemeriksaan yang dilakukan dari yang sebelumnya berfokus kepada post audit, di Tahun Anggaran 2018 akan menerapkan mekanisme baru yaitu memfokuskan pada pre audit dan current,” tutur Sidhi.

Sedangkan menurut Kolonel CKU Garanta Singkali, CfrA., sebagai Ketua TIM Wasrik Itjen TNI mengungkapkan, bahwa pelaksanaan Wasrik di awal tahun bertujuan untuk memitigasi temuan BPK pada pelaksanaan program kerja di jajaran TNI termasuk di Kohanudnas di tahun-tahun sebelumnya.

“Melalui mekanisme baru, Wasrik tersebut diharapkan LK TNI dapat dinaikkan opininya dari Wajar dengan Pengecualian menjadi Wajar Tanpa Pengecualian. Untuk itu, fokus Wasrik adalah LK dalam hal penganggaran dan BMN Wasrik Itjen TNI di Kohanudnas akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan,” ujarnya.

Hadir dalam entry breifing tersebut para asisten, Komandan Detasemen Markas dan perwira Markas teras  Kohanudnas. (Yan/Penhanudnas)

Komentar

News Feed