oleh

Cerita Ripin, Driver Ojol yang Menuai Berkah dari Tradisi “Nyekar” Lebaran

Surabaya, Akuratnews.com – Ripin (32) sedianya bekerja sebagai driver ojek online. Namun, khusus di momen Ramadhan hingga Lebaran, Ripin beralih menjadi penjual kembang di TPU Krampung di Jl. Raya Kenjeran, Surabaya.

Budaya “nyekar” atau ziarah kubur yang dilakukan sebagian umat muslim pada menjelang Ramadhan hingga awal Syawal, menjadi berkah tersendiri bagi Ripin.

“Lumayan Mas, selama bulan puasa ini menjual kembang dapat Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu per hari. Untuk H-2 sampai H-1, Rp 900 ribu -Rp 2 juta,” kata Ripin kepada Akuratnews.com, Kamis (14/06/2018).

Nilai tersebut terbilang besar untuk seorang driver ojek online. Tapi untuk mendapatkannya, Ripin tidak bisa sendiri. Butuh bantuan Ami (28), sang Istri, untuk bergantian menjaga barang dagangan.

“Ya gantian ama istri, ama Ibu juga,” ujar Ripin yang menjadi penjual kembang dadakan ini.

Telusuran Akuratnews.com, rata-rata penjual kembang di TPU Krampung memang maraup berkah rupiah yang lumayan pada momen Ramadhan dan Lebaran. Sepanjang, budaya “nyekar” masih mengakar. (Rif)

Komentar

News Feed