oleh

Dua SKK Brimob di Maluku ke Jakarta

Ambon, Akuratnews.com – Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto melepaskan dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob untuk mendukung pengamanan terkait insiden kericuhan berujung penyanderaan yang dilakukan sejumlah narapidana teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

“Kita selalu siap melaksanakan tugas. Rekan-rekan adalah pasukan yang terpilih dan informasikan segera kumpul, makanya segera berangkat. Rekan-rekan memang adalah pasukan yang terpilih dan diamanatkan menjalankan tugas negara,” kata Kapolda di Ambon, Rabu (09/05/18).

Insiden ini mengakibatkan lima anggota Polri gugur di antaranya Iptu Yudi Rospuji Siswanto, Aipda Denny Setiadi, Brigpol Fandy Setyo Nugroho, Briptu Syukron Fadhli, serta Briptu Wahyu Catur Pamungkas.

Kapolda pun meminta rekan-rekan Brimob melaksanakan tugas sebaik-baiknya selama dua pekan. Brimob juga diminta taat azas dan mengemban tugas sesuai instruksi yang diberikan, selanjutnya kenali tugas pokok, fungsi, serta masing-masing peranan.

Dua hal ini yang mendasar, kata Kapolda, harus mengenali potensi kerawanan yang akan dihadapi sehingga memutuskan cara bertindak, baik dalam keadaan biasa maupun yang luar biasa (kontigensi).

Andap mengatakan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan selama menjalankan tugas di antaranya pengamanan personel, pengamanan kegiatan, dan pengamanan terhadap berbagai kelengkapan yang ada, baik itu senjata atau sarana lain.

“Keberhasilan suatu operasi tidak ada arti apa-apa kalau di antara kita ada yang menjadi korban, ada yang celaka, senjata api yang tercecer, termasuk hal-hal kecil lain yang merupakan inventaris kita,” ujarnya. (Red)

Komentar

News Feed