oleh

Dugaan Pengeroyokan, Politisi PDIP akan Dilaporkan ke Polisi

Jakarta, Akuratnews.com – Anggota DPR RI Herman Heri dan ajudannya akan dilaporkan ke Mapolres Jakarta Selatan pada Kamis (21/06/2018) sekira pukul 13.00 WIB atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan.

Febby Sagita selaku kuasa hukum korban menuturkan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu, 10 Juni 2018 lalu, sekitar pukul 21.30-22.00 WIB malam di Jl. Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Saat itu, mobil korban atas nama Ronny Kosasih Yuniarto, masuk jalur busway dan ditilang oleh polisi lalu lintas yang sedang bertugas. Sedangkan mobil Herman Heri, Rolls Royce Phantom B88NTT tepat berada di belakang mobil korban.

Diduga tak sabar lama menunggu, Herman Heri yang juga anggota komisi III DPR RI ini, langsung turun dari mobil dan memukul korban tanpa alasan yang jelas. Karena tidak terima atas perlakuan Herman Heri, korban mencoba membalas pukulannya, lalu kemudian ajudan-ajudan Herman Heri langsung turun dan mengeroyok korban bersama Herman Heri.

Polisi yang tengah melakukan Razia disana hanya menonton aksi brutal legislator asal PDIP tersebut tanpa upaya melerai.

Istri korban yg membantu melerai bahkan ikut dipukul oleh ajudan Herman Heri tanpa mempedulikan ada 2 anak korban yang masih kecil; berusia 7 tahun dan 10 tahun, menangis di dalam mobil.

Karena kalah jumlah, akhirnya korban menyerah dan diminta oleh polisi memindahkan mobilnya ke Masjid Pondok Indah untuk penyelesaian lebih lanjut. Akan tetapi sesampainya di Masjid Pondok Indah, Polisi dan Herman Heri malah langsung kabur tidak menyusul korban di Masjid Pondok Indah.

Korban yang tetap kena tilang oleh polisi tersebut langsung melakukan visum di RSPP dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, Mapolres Jakarta Selatan. Tapi karena sudah mendekati Idul Fitri, pihak kepolisian mengatakan akan menindaklanjuti perkara ini setelah libur lebaran. (MDz)

Komentar

News Feed