oleh

Gentari Gelar Dialog Kebangsaan #2019 Presiden Harapan Rakyat

Jakarta, Akuratnews.com – Generasi Cinta Negeri (GENTARI) kembali menyelenggarakan acara Dialog Kebangsaan yang digelar di Hotel Sofyan Tebet Jakarta Selata pada Senin (14/05/2018) dengan #2019 Presiden Harapan Rakyat.

Pemimpin atau Presiden Harapan Rakyat yang akan diberi mandat oleh rakyat melalui Pemilihan Presiden 2019 nanti secara tidak langsung telah diberi contoh dan pedoman oleh Mahathir Muhammad yang notabene dianggap sudah uzur dan lemah dalam bidang Ekonomi dan Indistri Mahathir memberi kemudahan bagi Pengusaha Pribumi dan Investor Pribumi sebaliknya memberi ruang sempit kepada Investor Asing atau Etnis Tionghoa.

Dialog Kebangsaan ini bertujuan memberi arahan, petunjuk, pencerahan dan pembekalan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam memilih Presiden/Wakil Presiden yang memenuhi Harapan Rakyat selama ini, kecerdasan rakyat dalam memilh seorang pemimpin atau seorang Presiden sangat dibutuhkan mengingat pengalaman-pengalaman yang telah terjadi dan dirasakan oleh seluruh rakyat setelah 73 tahun merdeka, harapan Rakyat untuk mendapat Pemimpin/Presiden yang Amanah, Jujur, Cerdas, Mencintai Rakyatnya.

Hadir dalam Dialog Sebagai Narasumber ini antara lain Prof Dr. Hafidz Abbas, Ir. Ansufri Idrus Sambo Salamudin Daeng, Hendrajit dan juga Ustad Fuad Abu Jibril dari gerakan #2019gantipresiden dengan Moderator Ustad Aminuddin selaku Ketua Gentari

Mengawali Dialog Kebangsaan ini Ustad Aminuddin selaku Moderator menyampaikan Ucapan turut Berbela Sungkawa atas Tragedi Bom yang terjadi di Surabaya dan dari Gentari Mengutuk keras semua Perbuatan Tragedi Bom Surabaya ini karena telah menghilanglan nyawa orang-orang yang tidak bersalah ini dan juga mendoakan agar Korban bisa diterima oleh Allah SWT.

Ustad Ir. Ansufri Idrus Sambo dalam penyampainya mengatakan bahwa untuk bisa memenangkan Pemilihan Presiden 2019 nanti kita harus fokus kepada #2019gantipresiden. ” Solusinya sudah ada mari kita fokus kembali kepada #2019gantipresiden yang lebih baik tentunya” Ujar Ustad Sambo.

Ustad Sambo juga menyatakan bahwa di Malaysia saja dengan bersatunya pribumi dan juga bersatunya para Tokoh yang pernah berseteru seperti Mahathir Muhammad dan Anwar Ibrahim maka akhirnya bisa memenangkan Pemilu di Malaysia menumbangka Partai Penguasa di sana. “Mereka bisa bangkit karena tokoh tokoh yang tadinya berselisih itu bisa bergabung” Lanjut Ustad Sambo kembali.

Karena itu Ustad yang dekat dengan Prabowo Subianto ini berharap agar semua tokoh-tokoh yang ada di Indonesia ini bisa bersatu untuk menyelamatkan bangsa ini dari ambang kehancuran. “Tokoh-tokoh bangsa yang masih peduli sama bangsa harus bergabung apapun ceritanya, tidak ada cerita yang lain untuk menyelamatkan negeri ini” Kata Ustad Sambo kembali.

Sementara itu Hendrajit mengatakan bahwa fenomena #2019gantipresiden adalah merupakan energi Positif untuk semangat untuk menuju perubahan. “Dan itu Insya Merupakan Energi Positif” kata Hedrajit membuka paparannya disambut tepuk tangan peserta Dialog. (Jewe)

Komentar

News Feed