oleh

Gerindra Terbuka untuk Gatot Nurmantyo

Jakarta, Akuratnews.com – Nama mantan panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo terus mengisi hasil kajian berbagai lembaga survey baik sebagai Calon Presiden maupun sebagai Calon Wakil Presiden.

Elektabilitas sosok Gatot memang tidak begitu tinggi jika dibandingkan dengan Jokowi sebagai petahana maupun Prabowo Subianto sebagai tokoh bangsa yang sudah pernah berkontestasi dalam pemilu sebelumnya. Survey teranyar, dirilis oleh lembaga survey Charta Politika Indonesia pada Senin (21/05/2018).

Nama Gatot, berada persis di bawah Prabowo Subianto yang menempati rangking 2 elektabilitas Capres dan menempati posisi 3 besar Cawapres baik ketika disandingkan dengan Prabowo Subianto maupun dengan petahana, Joko Widodo.

Menanggapi elektabilitas Gatot tersebut, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengaku partainya membuka pintu untuk mantan Panglima TNI itu. Tapi tersirat, Gerindra lebih mengutamakan koalisinya dengan Demokrat, mengingat kader Demokrat yang masuk bursa Pilpres 2019, yakni Agus Harimurti Yudhoyono hanya digadang sebagai Cawapres dan tidak sebagai Capres sehingga posisi Prabowo Subianto sebagai Capres Gerindra tetap aman.

“(Gatot) ya terbuka (karena-red) survey tetap menjadi pertimbangan. Tapi musyawarah dengan partai-partai yang ada termasuk Demokrat kan juga terbuka,” tutur Ferry kepada Akuratnews.com di Jakarta, Senin (21/05/2018).

Menyinggung musyawarah dengan partai-partai koalisi Gerindra, Ferry memastikan bahwa koalisinya dengan beberapa partai politik oposisi tengah memasuki level aman.

“(PKS) udah beres, ama PAN udah beres, Demokrat InsyaALLAH,” kata Ferry optimis.

Ia bahkan memastikan bahwa kubu oposisi semakin hari semakin membesar dengan kemungkinan hengkangnya beberapa parpol dari kubu petahana dan arah yang semakin jelas dari parpol-parpol yang selama ini tidak condong pada salah satu dari dua poros besar, Jokowi Vs Prabowo.

“Pokoknya sudah makin banyak lah yang nggak dukung Jokowi. Termasuk PKB, pokoknya udah balik badan lah. Orang ancur (elektabilitas Jokowi),” klaim Ferry yang mengaku memantau data riil di lapangan. (Mdz)

Komentar

News Feed