oleh

H+5 Idul Fitri 1439H, Kota Wisata Brastagi Masih Dipadati Pengunjung

Brastagi, Akuratnews.com – Kota wisata Brastagi di Tanah Karo hingga H+5 Idul Fitri 1439H masih dipadati pengunjung baik lokal maupun manca negara. Kawasan dataran tinggi Tanah Karo yang berudara sejuk ini masih tetap menjadi destinasi berbagai kalangan selama liburan lebaran tahun ini.

Kepadatan tersebut terlihat dengan banyaknya kenderaan bus dan pribadi memenuhi kota dan hotel serta penginapan yang ada dikota Brastagi ini.

Tingkat hunian hotel dan penginapan meningkat selama liburan lebaran ini dan diperkirakan hingga akhir pekan. General Manager Hotel Sibayak Internasional, Dedi Nelson mengakui tingkat hunian hotel dan penginapan selama lebaran tahun ini meningkat.

“Ada peningkatan hunian hotel termasuk Hotel Sibayak Internasional baik tamu lokal maupun mancanegara. Diharapkan kondisi ini dapat bertahan tidak saja selama liburan Idul Fitri seperti saat ini sehingga dapat memberi manfaat bagi masyarakat maupun Pemda ” ujar Dedi kepada Akuratnews.com, Rabu (20/6/18).

Karena itu,lanjut Dedi, beberapa hal perlu dibenahi seperti sarana dan prasarana serta kebersihan.

“Dengan peningkatan sarana dan prasarana serta kebersihan lokasi wisata tentu semakin meningkatkan daya tarik, pengunjung menjadi betah dan nyaman” ungkap Dedi.

Salah seorang pengunjung, Fahmi Siregar (18) asal Medan mengatakan sangat senang berlibur di Brastagi karena udaranya sejuk dan pemandangan alamnya indah.

“Perlu juga ada perhatian serius dari Pemkab untuk memperhatikan kebersihan lokasi mengingat daerah ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara ” ucapnya.

Sementara itu Kabidlantas Polsekta Brastagi Ipda Pol P.Hutahaean menyebutkan selama liburan Idul Fitri 1439H kondisi kamtibnas di Brastagi aman, tertib dan terkendali.

“Kondisi hingga hari ini aman tertib dan terkendali semua berkat kerja sama semua pihak ” ujar Hutahaean.

Disebutkannya, kepadatan lalu lintas terjadi sekitar pukul 16.00 WIB karena banyak kenderaan roda empat dan roda dua dari Paropo, Simarjarunjung, Tongging maupun Silalahi memadati kota Brastagi menuju Medan.

“Setiap hari ada berkisar 8000 kenderaan memadati kota Brastagi sehingga kondisi lalu lintas padat merayap” ujarnya.

Terkait kecelakaan lalu lintas, Hutahaean menambahkan, selama Operasi Ketupat Toba digelar hingga saat ini tidak ada laporan terjadnya kecelakaan lalu lintas di Brastagi.

Pengamanan selama liburan Idul Fitri 1439H dikota wisata Brastagi melibatkan 22 personil, selain Polisi ikut terlibat Instansi lainnya seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Polisi Militer, Satpol PP, dan Pramuka. (HSP)

Komentar

News Feed