Beranda Ragam Indonesia International Book Fair 2017 Resmi Dibuka Hari Ini

Indonesia International Book Fair 2017 Resmi Dibuka Hari Ini

88
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Indonesia International Book Fair (IIBF) merupakan pameran buku dengan sejarah yang panjang. Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) memulai kegiatan ini pada 37 tahun lalu dan hingga kini dengan setia berada di tengah-tengah masyarakat sebagai peristiwa kebudayaan tahunan yang unik, melibatkan aspek bisnis dan aspek intelektualitas sekaligus.

IIBF tahun ini dihelat di Assembly Hall Jakarta Convention Center tanggal 6-10 September 2017. Acara  ini dibuka dan didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Duta Baca Najwa Shihab.

Dalam perjalanannya, IIBF menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah perbukuan Indonesia. IIBF merekam jejak upaya bangsa dalam membangun industri perbukuan.

Ketua Umum IKAPI Rosidayati Rozalina mengatakan bahwa IIBF terus berbenah melakukan transformasi dan khususnya dalam empat tahun terakhir sedang berusaha keras mengakomodir persyaratan-persyaratan standar sebagai pameran buku internasional, tanpa meninggalkan karakter tradisonalnya sebagai pameran retail.

Tantangan tentu menghadang. Zaman di era internet saat ini memungkinkan banyak hal bisa dilakukan secara online.

“IKAPI melihat perlunya kehadiran book fair, baik yang berkarakter profesional maupun publik, dari banyak aspek, yang tidak tergantikan oleh koneksi online. Bisnis, lebih-lebih internasional, berbasiskan kepercayaan, dan karena itu kontak fisik diperlukan. Percakapan, kontakmata, bahasa tubuh, dan jabat tangan hanya terjadi di ruang pameran. Pameran buku memuliakan pengarang dan pembaca. Di sini, mereka mendapatkan panggung kehormatan berinteraksi, bertukar pikiran dan beradu argumen, sekaligus untuk menunjukkan eksistensi sebagai kaum cerdik pandai yang tidak mereka nikmati di banyak kesempatan lain,” ungkap Rosidayati.

Sementara itu Pimpinan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dalam sambutannya mengatakan bahwa di atas segalanya, di luar aspek bisnis dan komersil, IIBF, dan juga pameran-pameran buku lain di dunia, punya makna stategis lain yang sangat mulia.

“Ini adalah peristiwa kebudayaan penting, etalase capaian literasi bangsa. Selain berguna secara ekonomi, IIBF adalah juga alat diplomasi kebudayaan. IIBF adalah showcase bagi industri buku dalam negeri” ujar Triawan

Event ini harus menjadi tempat yang ramah bagi penerbit-penerbit Indonesia, ketika mereka diakomodir dan difasilitasi tampil, menyapa masyarakat domestik maupun internasional. Karena itu.

“Bekraf merasa perlu memberikan dukungan dalam penyelenggaraan IIBF dan penerbitan yang masuk menjadi salah satu sub-sektor industri kreatif” ucapnya.

alterntif text

LEAVE A REPLY