oleh

Ini Penyebab IHSG Melemah

Jakarta, Akuratnews.com – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menilai, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan yang terjadi pada minggu ini dikarenakan dampak dari sentimen kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed.

Sehingga hal ini harus diikuti dengan kemungkinan Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) mendatang.

Namun, Tito menyarankan agar suku bunga acuan Bank Indonesia tidak kembali naik. Dalil dia, hal tersebut akan memberatkan perbankan dalam meminjamkan uang dan juga pasar modal.

“Evaluasinya adalah memang suku bunga jangan naik. Karena kenaikan suku bunga bisa memberatkan pasar modal,” terang Tito di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Menurut Tito, yang harus diprioritaskan adalah mendanai infrastruktur. Sebab kalau suku bunga naik, akan berdampak terhadap perbankan dalam menyalurkan pinjaman atau kredit. Begitu pun pasar modal.

Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (22/6/2018) melanjutkan pelemahan. Indeks dibuka melemah 2,14 poin atau 0,04% di level 5.820,19. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 1,05% atau 61,71 poin ke level 5.822,33. (Aul)

Komentar

News Feed