Beranda Ragam Jangan Biarkan Anak Anda “Pesta Pora” Dengan Gadgetnya

Jangan Biarkan Anak Anda “Pesta Pora” Dengan Gadgetnya

101
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Di era modern ini, media sosial bukan hanya menjadi konsumsi bagi orang dewasa, namun anak anak pun sudah akrab dengan media sosial. Media sosial memang memberikan banyak kemudahan, namun banyak pula dampak negatif yang diberikan jika tidak melakukan pengawasan sejak dini, karena akan menggangu tumbuh kembang si anak. Sebagai orang tua, maka di sini peran Anda untuk mendampingi anak dalam berselancar di dunia maya.

Untuk melakukan perlindungan anak dari bahaya media sosial, Universitas Nasional (UNAS) menjalin kerjasama dengan beberapa instansi yang kompeten dan concern pada perlindungan anak dengan menggelar sosialisasi komunikasi Keluarga dalam Menjaga Anak dari berbagai bentuk Kejahatan di media sosial.

Seminar yang diadakan di Yayasan Darul Muta’alimin Pertukangan Utara  ini dihadiri Ketua Yayasan, Abdul Somad, Dosen fisip UNAS Swastiningsih, SE, M.Si dan Drs. Adi Prakosa Msi, serta Ketua Jendela Pendidikan Nusantara (JPN) Julia Putri Noor yang juga Pemerhati anak sebagai keynote speaker.

Menurut Swastiningsih, tantangan bagi orang tua jaman sekarang dalam mendidik anak agar punya akhlak dan moral yang baik, akan jauh lebih besar seiring dengan berkembangnya teknologi.

“Bagaimana upaya pencegahan yang bisa kita lakukan untuk melindungi anak kita dari bahaya pornografi? Apa yang harus kita lakukan untuk meminimalisir kemungkinan anak bersentuhan dengan pornografi?,” Ujar Swastiningsih  di Jakarta, Sabtu (3/12/16).

Swastiningsih menambahkan, tujuan seminar ini adalah mengedukasi para orang tua dan anak-anak supaya  mengetahui kejahatan-kejahatan yang terjadi di Medsos yang disebabkan karena anak-anak  mengalami BLAST, Bored, Lonely, Angry-Afraid, Stress dan Tired.

“BLAST terjadi karena pola-pola komunikasi keluarga yang salah, yang terlalu memaksakan anak-anaknya pandai dan pintar di usia dini  untuk Calistung (Red: Baca, Tulis dan Hitung),” tambahnya.

Ditempat yang sama, Drs Adi Prakosa menilai, perkembangan teknologi menjadi hal yang tidak pernah basi untuk diperbincangkan. Alur perkembangan yang pesat mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia. Salah satunya  pola komunikasi, sumber informasi, dan sarana belajar pada Anak. Salah satu yang menjadi sorotan belakangan ini adalah ketergantungan anak kepada gadgetseperti laptop, handphone, maupun tablet.

“Anak-anak merasa cemas dan gelisah bila jauh dari gadget mereka, menghabiskan banyak waktu untuk  bermain dengan alat elektroniknya dan berimbas kepada kemauan untuk bersosialisasi dengan lingkungan. Dampak lain  juga terlihat pada capaian akademis dan minat baca pada anak yang menurun,” ungkap Adi.

Sementara itu, Ketua Jendela Pendidikan Nusantara, Julia Putri Noor mengatakan, Ketika orangtua mampu untuk membangun komunikasi dan skill kepemimpinan anak kemampuan mengendalikan diri, memilah dan memilih, mengambil keputusan dan bertanggungjawab pada pilihan ketergantungan pada gadget bisa dihindari atau dikurangi. Pahami bahwa gadget bukan benda pintar yang mampu menjaga anak tetap aman dan tenang.

“Cerdas berteknologi anak dimulai dengan cerdas berteknologi pada orangtua,” pungkasnya. (Ahyar)

alterntif text

LEAVE A REPLY