Beranda Hukum KPK Hadirkan Dua Hakim Terlibat Suap Sebagai Saksi di Tipikor

KPK Hadirkan Dua Hakim Terlibat Suap Sebagai Saksi di Tipikor

84
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi Ali Fikri menyatakan, dua hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Partahi Tulus Hutapea dan Casmaya, akan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan terhadap terdakwa panitera pengganti, Muhammad Santoso.

“Benar kedua hakim akan dihadirkan,” ujar Ali Fikri, Senin (19/12/16).

Kedua hakim itu, lanjut Ali, diduga terlibat dalam perkara suap yang menjerat Santoso.

Sebelumnya, Hakim Partahi dan Casmaya diduga bertemu dengan pengacara Raoul Adhitya Wiranatakusumah, yang sedang berperkara di PN Jakarta Pusat.

Partahi kemudian menyepakati pemberian uang sebesar 25.000 dollar Singapura dari Raoul.
Hal tersebut diketahui dalam surat dakwaan terhadap Muhammad Santoso.

Dakwaan dibacakan jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Menurut jaksa, pemberian tersebut bertujuan agar Raoul dapat memengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepada kedua hakim untuk diadili.

Perkara yang dimaksud yakni, gugatan perdata antara PT Mitra Maju Sukses (MMS) melawan PT Kapuas Tunggal Persada (KTP), Wiryo Triyono dan Carey Ticoalu.

Dalam perkara ini, Raoul mewakili PT KTP dan dua tergugat lainnya.
Saat terjadi operasi tangkap tangan terhadap Santoso, petugas KPK menemukan uang 25.000 dollar Singapura bertuliskan HK, yang rencananya akan diserahkan kepada hakim.

Selain itu, ditemukan uang 3.000 dollar Singapura bertuliskan SAN, yang merupakan imbalan bagi Santoso selaku perantara suap. (Ahyar)

alterntif text

LEAVE A REPLY