oleh

Kurangnya Pengawasan Dana Desa di Kabupaten Bogor

Bogor, Akuatnews.com – Pengawasan Dana Desa di wilayah Kabupaten Bogor masih kurang.Hal tersebut seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Bogor Deni Adriana.

“Jika saat ini pengelolaan dana desa yang turun dari pemerintah pusat masih belum maksimal. Sebab Dana Desa ini baru tiga tahun berjalan, sehingga memang harus berproses,” ujarnya saat ditemui Wartawan minggu (5/11/2017).

Alokasi Dana Desa (ADD) yang turun, sambung Deni, kewenangannya berada di Kepala Desa untuk mengalokasikan dana tersebut bagi pembangunan di desanya.

Deni menambahkan, ADD itu bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur di desa saja, tapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Sebelum uang itu disalurkan harus ada musyawarah dulu antara Kepala Desa, BPD dan masyarakat, sehingga masyarakat tahu digunakan untuk apa uang tersebut. Terlebih anggaran Dana Desa yang turun dari pemerintah itu jumlahnya tidak sedikit, sehingga perlu kehati-hatian dalam pengelolaannya,” katanya.

Ia mengungkapkan, anggaran Dana Desa di Kabupaten Bogor sendiri sebesar 800 juta hingga 1 miliar.

“Untuk Kabupaten Bogor anggaran yang turun antara Rp 800 juta sampai 1,2 miliar per Desa,” pungkasnya. (Tro)

Komentar

News Feed