Beranda Nasional Mendagri Sebut Rumah Sakit yang Tidak Manusiawi harus Diberikan Sanksi Sosial

Mendagri Sebut Rumah Sakit yang Tidak Manusiawi harus Diberikan Sanksi Sosial

70
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com –  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut, Rumas Sakit yang tidak manusiawi harus diberikan sanksi sosial. Salah satunya, tidak berobat ke rumah sakit tersebut.

“Mari beri sanksi sosial terhadap RS yang tidak manusiawi. Paling tepat adalah jangan berobat ke RS yang tidak manusiawi, berpikirnya hanya uang, uang, tanpa rasa kemanusiaan,” tegas Tjahjo, dalam keterangan tertulis, Minggu (10/09/17).

Pernyataan Tjahjo berkaitan dengan kasus meninggalnya bayi Deborah. Sang bayi meninggal lantaran dalam kondisi kritis tidak ditangani secara langsung oleh RS.

Keluarga korban, tidak dapat membayar uang muka biaya pengobatan, dan pihak Rumah Sakit bukan rekanan dari BPJS kesehatan. Bayi Deborah meninggal lantaran upaya mencari RS rujukan yang bekerja sama dengan BPJS memakan waktu lama.

“Harusnya ditangani dulu, kalau sudah stabil bisa dirujuk. Rumah sakit yang tidak memroses pasien dalam kondisi darurat harus diberikan sanksi oleh masyarakat dan pers,” tandas dia.

Tjahjo berharap, ke depan semua pihak bisa mencegah kasus serupa terulang kembali. Dia memahami, undang-undang yang ada masih lemah dalam mengontrol RS semacam itu.

Untuk itu, Mendagri telah memerintahkan Sekjen dan Ditjen terkait di Kemendagri untuk mengirimkan surat kepada seluruh kepala daerah, bupati dan wali kota yang ditembuskan kepada gubernur. Dalam surat, Mendagri meminta Pemda memonitor dan memberikan penyuluhan kepada rumah sakit umum daerah dan khususnya RS swasta untuk tidak menolak pasien yang memerlukan tindakan darurat.

“RSUD dan RS swasta wajib memberikan pengobatan kepada warga,” pungkas Tjahjo. (Fajar)

alterntif text

LEAVE A REPLY