oleh

Militer Israel Selidiki Penembakan Yang Menewaskan Razan Al Najjar

Jakarta, Akuratnews.com – Pihak Militer Israel pada Sabtu (2/6) mengatakan akan menyelidiki kematian Razan Al Najjar, ia juga mengatakan pasukannya sudah bekerja “sesuai dengan prosedur operasi standar”.

“IDF (Pasukan Pertahanan Israel) terus berupaya belajar dari operasinya dan mengurangi jumlah korban di wilayah pagar keamanan Jalur Gaza,” kata militer dalam sebuah pernyataan yang dilansir Washington Post.

“Sayangnya, organisasi teror Hamas dengan sengaja dan metodis menempatkan warga sipil dalam bahaya,” katanya.

Ribuan orang berkumpul di Gaza pada Hari Sabtu, untuk menghadiri pemakaman Razan Al Najjar, seorang perawat Palestina yang baru berusia 21 tahun tersebut.

Menurut seorang saksi, Razan Al Najjar tewas setelah para tentara Israel memberondongnya degan tembakan dekat pagar batas pada Jumat (1/6).

Para pekerja kesehatan mengenakan seragamnya yang serba putih berjalan kaki pada prosesi pemakaman Razan Al Najjar, mereka memegang bendera Palestina dan foto wajah Najjar.

Ayahnya berjalan memegang rompi medis sang putri yang sebelumnya berwarna putih bersih namun kini sudah ternoda merah oleh darah Razan.

Lebih dari 115 orang sudah terbunuh sejak dimulainya protes di perbatasan pada akhir Maret, namun Razan Al Najjar adalah wanita kedua yang meninggal. Yang pertama meninggal adalah seorang remaja yang turut berunjuk rasa.

Foto-foto adegan sesaat setelah Najjar ditembak menunjukkan sekelompok pria membopong sang relawan yang masih mengenakan seragam putihnya, kepalanya mendongak ke belakang dan tangannya yang masih mengenakan sarung tangan terkulai di pundak-pundak si pembopong.

Saksi mengatakan Rajan An Najjar ditembak di bagian dada. (Red)

Komentar

News Feed