oleh

Moeldoko Minta Politisasi Mesjid Dihentikan

Jakarta, Akuratnews.com – Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyayangkan banyaknya aktivitas di rumah ibadah yang tidak sesuai dengan fungsinya.

Masjid, kata Moeldoko, ialah tempat syiar agama dan hal-hal yang membawa kesejukan bagi masyarakat.

“Kalau di masjid kan tempat syiar agama, menebarkan kesejukan, bukan menebarkan hal-hal yang berbau itu. Nanti jadi bingung masyarakat,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin,(16/04/18).

Pernyataan Moeldoko disampaikan menanggapi tudingan Eggi Sudjana ketika berbicara Masjid Dzarratul Muthmainnah, Tangerang Selatan, Minggu (15/4).

Eggi berpidato soal kemiskinan yang dialami oleh masyarakat. Menurut dia, kebijakan Presiden Joko Widodo yang membuat rakyat miskin.

Eggi menilai hal itu terjadi akibat sumber daya alam Indonesia yang banyak dikuasai asing.

Sebelumnya, pernyataan politis di masjid juga dilontarkan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Amien berbicara soal Pilpres 2019 di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/4). Pernyataannya memuat isu partai setan dan partai Allah.

Moeldoko tidak hanya enyayangkan sikap Eggi yang melontarkan tudingannya itu di forum pengajian di lingkungan masjid. Ia juga menilai substansi yang dilontarkan Eggy salah.

Jika indikatornya adalah sumber daya alam yang banyak dikuasai asing, kata Moeldoko, hal itu sudah terjadi sebelum pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Ngomongnya tidak logis,” tegasnya.

Selain itu, kata Moeldoko, pemerintahan Jokowi-Kalla mampu memangkas angka ketimpangan kemiskinan di masyarakat. Ia berujar indeks gini ratio saat ini turun dari 0,41 ke 0,39. (Red)

Komentar

News Feed