oleh

Muncul Kabar RI Hentikan Moratorium ke Timteng

Jakarta, Akuratnews.com – Indonesia dilaporkan tengah bersiap untuk menghentikan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke kawasan Timur Tengah. Kabar mengenai rencana penghentian moratorium itu disampaikan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI).

Kementerian Luar Negeri Indonesia belum mau berbicara banyak mengenai kabar ini. Namun, Direktur Perlindungan Warga Negada dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, moraturium masih berlaku sampai saat ini dan belum ada rencana untuk mencabutnya.

Iqbal, melalui pesan singkat kepada awak media kemudian mengatakan, jika memang ada pembahasan mengenai penghentian moratorium, pasti Kemlu akan dilibatkan dalam pembahasan tersebut.

“Jika ada masalah ketika TKI di sana, Kemenlu dan perwakilan yang akan menangani. Jadi, saya tidak melihat alasan Kemenlu tidak dilibatkan dalam pembuatan keputusan. Yang memahami negara tujuan itu Kemenlu dan perwakilan kami di negara-negara itu. Saya kira semua rencana harus disepakati bersama,” ucapnya pada Rabu (30/05/18).

Moratorium TKI ke Timur Tengah dimulai pada 2010-2013. Pemicunya adalah banyak sekali permasalahan yang dihadapi TKI di Timur Tengah yang masuk kategori tidak manusiawi, seperti penyiksaan, pembunuhan, pemerkosaaan, penyekapan, dan hukuman mati.

Kebijakan itu terus berlangsung sampai tahun 2015 tanpa pernah direview. Namun, pada tahun 2015 Menteri Tenaga Kerja RI mengeluarkan Permenaker No. 260/2015 tentang Penghentian Penempatan TKI Penggunaan Perseorangan ke-19 negara Timur Tengah.

Dengan penggunaan istilah penghentian, berarti moratium ini bersifat total dan permanen. Bukan lagi moratorium yang sifatnya sementara. (Jar)

Komentar

News Feed