oleh

NU Jakarta Utara Minta Masyarakat Tidak Cepat Berburuk Sangka Pada Kebijakan Pemerintah

Jakarta, Akuratnews.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Utara, KH Edi Suaedi S, meminta pilkada jangan sampai menghancurkan persatuan dan kesatuan. Dia juga meminta masyarakat tidak cepat berburuk sangka kepada kebijakan pemerintah, apalagi sifat berburuk sangka diharamkan ada di pikiran umat Islam.

“Sebenarnya banyak program-program yang dijalankan oleh pemerintah telah kita rasakan manfaatnya salah satunya yang tadinya tidak ada jalan tol sampai ke Surabaya, sekarang sudah ada tol yang di bangun oleh pemerintah sehingga momen lebaran kemarin  mempermudah kita untuk bersilahturahmi dengan orang tua serta keluarga tanpa hambatan,” kata Edi dalam acara Tabliq Akbar Kebangsaan di Masjid Baiturrahman Komplek Bea dan Cukai, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (04/07/18).

Tabliq akbar bertajuk merajut Ukhuwah Islamiyah Fungsikan Masjid dengan Seutuhnya,” itu digelar Himpunan Mahasiswa Islam Univ Islam Assyafiyah (HMI UIA) bekerja sama dengan Masjid Baiturrahman,

Dia juga bersyukur karena pilkada serentak tahun 2018 berjalan dengan baik dan aman. “Jangan sampai kita seperti negara di Timur Tengah yang cuma karena berbeda pendapat banyak negara yang menjadi hancur, mau siapapun pemimpinnya wajib kita syukuri dengan tidak berburuk sangka kepada pemimpin kita, dan kita cukup berdoa agar mendapatkan pemimpin yang terbaik,” katanya.

Dia pun mengajak umat menjaga masjid dari orang-orang yang datang ke masjid bukan untuk beribadah akan tetapi bertujuan hanya untuk berpolitik yang dapat memecah belah umat.

“Jangan sampai kita dibentur-benturkan hanya kepentingan partai, mari kita bersama jaga masjid hanya untuk beribadah, karena Islam adalah agama rahmattan lilalamin,” katanya.

Dia berharap masjid tidak menjadi tempat yang asing bagi para generasi muda.

“Maka dari itu, sekali lagi kita fungsikan masjid dengan seutuhnya, inilah negara kita yang memiliki banyak perbedaan namun kita tetap bersatu,”pesan Edi.

Di tempat yang sama, ketua Himpunan Mahasiswa Islam Univ Islam Assyafiyah (HMI UIA), Rahmat Hidayat, sangat berterima kasih kepada DKM Masjid karena persiapan acara ini waktunya sangat singkat, dan terlaksana dengan baik.

“Acara ini merupakan program kampus mahasiswa HMI UIA yang bertujuan untuk menjaga fungsi masjid seutuhnya jangan sampai ada oknum-oknum dari kelompok tertentu menjadikan masjid sebgai tempat untuk berpolitik praktis,” tambahnya. (Red)

Komentar

News Feed