oleh

Pangarmabar Lepas Unsur KRI Koarmabar Yang Terlibat Dalam 3rd MNEX 2018

Jakarta, Akuratnews.com – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melepas 7 unsur KRI Koarmabar yang terlibat dalam 3rd Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Upacara pelepasan dilaksanakan di Dermaga Sunda Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Jakarta Utara, Jumat (20/4).

Ketujuh KRI tersebut yaitu KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Cut Nyak Dien-375, KRI Teuku Umar-385, KRI Halasan-630, KRI Lemadang-632, KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642.

Dalam amanatnya, Pangarmabar mengatakan bahwa upacara pelepasan unsur-unsur Koarmabar yang akan tergabung dalam Latihan Multilateral Naval Exercise Komodo ke-3 tahun 2018 di Lombok Nusa Tenggara Barat ini, merupakan bukti dukungan dan kesiapan Koarmabar dalam mensukseskan gelaran latihan tersebut.

“Oleh karena itu, saya memerintahkan kepada satuan tugas (Satgas) MNEK Koarmabar untuk mengecek kembali kesiapan unsur-unsur dan memelihara serta meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit serta kerjasama taktis antar unsur dalam operasi laut unsur Koarmabar sesuai fungsi asasi masing-masing,” ungkap Pangarmabar.

Lebih lanjut Pangarmabar menjelaskan, dengan latihan yang telah direncanakan oleh Satgas MNEK ke-3 Koarmabar selama perjalanan lintas laut (Linla) dari pangkalan Jakarta menuju pangkalan Surabaya mulai dari comcheck, leaving harbour, mine field transit, tactical maneuvering, anti submarine warfare ex, anti surface warfare ex, publication ex, nsic, flag “e”, prep gunex, gunery ex, flaghois, anti air warfare ex, damage control ex, electronic warfare ex, flashex, lego jangkar dan entering harbour.

Selain itu juga dlaksanakan kompetisi artileri dengan melaksanakan penembakan meriam 57 mm, meriam 40 mm, meriam 30 mm, meriam 20 mm dan meriam 12,7 mm.

“Dari serial latihan ini saya menginginkan tercapainya kemampuan profesi dan kesiapan operasi unsur Koarmabar, kesiagaan operasi tempur laut, kesiapsiagaan dan kemampuan kapal dalam melaksanakan penyelamatan kapal, pemecahan persoalan lingkup problem taktis satuan kapal yang terdiri dua kapal atau lebih dan kemampuan tanggulangi tiap ancaman serta tantangan lingkup taktis secara bersama dan terpimpin baik serang maupun pertahanan”, kata Pangarmabar.

Pangarmabar menekankan kepada prajuritnya untuk dipedomani dalam latihan diantaranya agar melaksanakan latihan dengan penuh kesungguhan dengan tetap berpedoman kepada prosedur dan aturan yang berlaku, melaksanakan pemantapan kemampuan personel sampai betul-betul memahami tugas dan tanggung jawab setiap bagian, baik dari sisi teknis, taktis dan operasional, agar mengantisipasi kemungkinan terjadinya perubahan cuaca yang signifikan.

“Selalu mengutamakan keselamatan personel dan material, guna mewujudkan zero accident serta melaksanakan evaluasi pada setiap serial latihan guna tercapainya hasil latihan yang lebih baik,” pintanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., Komandan Guspurlabar Laksamana Pertama TNI Irvansyah, para Pejabat Utama Koarmabar dan para Komandan Satuan serta Komandan Unsur yang tergabung dalam latihan 3rd MNEK 2018. (Yan/Penarmabar)

Komentar

News Feed