oleh

Pengurus Yayasan Addiniyah Attahiriyah Menolak Rencana Wisuda Universitas Islam Attahiriyah

Jakarta, Akuratnews.com – Universitas Islam Attahiriyah berencana akan menggelar Wisuda Sarjana sekaligus Pascasarjana di Gedung Manggala Wana Bakti, Namun hal ini mendapat penolakan dari Pengurus Yayasan Addiniyah Attahiriyah.

Pasalnya Prof. Dr. Bejo Suyanto yang kini menjabat Rektor sudah diberhentikan pada bulan Maret 2016 dan sudah diganti oleh Dr. Endi Samsuhari hal itu berdasarkan Dirjen AHU Nomor : AHU-AH 01.06-0002433 yang dikeluarkan pada tanggal 30 mei 2016.

“Wisuda yang akan dilakukan oleh Prof. Dr. Bejo Suyanto yang mengatasnamakan Universitas Islam Attahiriyah (Uniat) itu dalam kategori ilegal karena yang menyelenggarakan adalah mantan rektor yang di payungi yayasan tidak sah, Rektor yang baru adalah Dr. Endi Samsuhari,” tutur Ketua Dewan Pembina Yayasan Addiniyah Attahiriyah, KH. Drs. Syathiri Achmad dalam keterangan pers yang dikirim ke redaksi Akuratnews.com Sabtu (25/02/17).

Lanjutnya, Yayasan Addiniyah Attahiriyah yang membawahi Universitas Islam Attahiriyah yang sah yang terdaftar terakhir di Dirjen AHU Kemenkumham RI berdasarkan nomor : AHU-AH 01.06-0002433 yang dikeluarkan pada tanggal 30 mei 2016 dan dikuatkan dengan surat penegasan direktur hukum perdata pada tanggal 09 januari 2017 bahwa pengurus sah yang terakhir Yayasan Addiniyah Attahiriyah adalah dengan Ketua Umum H. M. Nabil Syathiri Achmad dan Ketua Dewan Pembina KH.  Drs. Syathiry Achmad serta telah mengangkat Rektor baru Universitas Islam Attahiriyah Dr. Endi Samsuhari,” tegasnya.

Ketua Dewan Pembina dan Pendiri Universitas Islam Attahiriyah KH. Drs. Syathiry Achmad mengatakan, dalam rapat panitia wisuda yang sudah dibubarkan beliau menyampaikan bahwa wisuda harus ditunda dan Rektor yang baru Dr. Endi Samsuhari sudah mengirim surat kepada Koordinator Kopertis Wilayah III, Dr. Ir. Illah Saillah yang pokok bahasanya meminta agar Kopertis wilayah III Menunda pelaksanaan wisuda pada tanggal 26 pebruari 2017 karena diajukan oleh Rektor dan pimpinan Universitas Islam Attahiriyah yang sudah diberhentikan.

Pada kesempatan ini juga Rektor Universitas Islam Attahiriyah, Dr. Endi Samsuhari juga menjelaskan bahwa Kopertis Wilayah III telah mengeluarkan. Surat resmi tanggal 24 Februari 2017 No : 023/K3/PG/2017 tentang perintah penundaan wisuda karena data PDPT dan adanya masalah internal.

Selain itu, Jika Mantan Rektor Universitas Islam Attahiriyah tidak peduli akan hal ini dan tetap berupaya melaksanakan wisuda Universitas Islam Attahiriyah pada tanggal 26 Februari 2017,  maka pimpinan Yayasan Addiniyah Attahiriyah, KH. Drs.  Syathiry Achmad selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan dan Dr. Endi Samsuhari selaku rektor serta seluruh pimpinan Universitas Islam Attahiriyah menyatakan bahwa wisuda tersebut ilegal dan tidak bertanggungjawab atas wisuda tersebut dan hal ini harus menjadi perhatian khusus oleh para wisudawan dan mahasiswa uniat demi keberlangsungan status kesarjanaan mahasiswa.

“Jika wisuda itu tetap dilaksanakan, maka kami pimpinan Yayasan Addiniyah Attahiriyah, KH. Drs. Syathity Achmad selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan dan Dr. Endi Samsuhari selaku Rektor serta seluruh pimpinan Universitas Islam Attahiriyah tidak bertanggung jawab terhadap keberlangsungan status kesarjanaan mahasiswa yang diwisuda,” tutupnya. (Ahyar)

Komentar

News Feed