Beranda Militer Peringatan HUT TNI AU ke-72 Merupakan Momentum Pelestarian Historis

Peringatan HUT TNI AU ke-72 Merupakan Momentum Pelestarian Historis

46
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT TNI AU ke-72 yang dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (9/4).

Pada HUT TNI AU ke-72 ini juga dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kasad Jenderal TNI Moelyono, dan Kasal Laksamana TNI Ade Supandi.

Mengawali amanatnya, Kasau mengucapkan selamat hari jadi TNI AU yang ke-72 kepada prajurit TNI AU dimanapun bertugas.

alterntif text

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku Kepala Staf Angkatan Udara, mengucapkan “Selamat dan Dirgahayu” kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara dimanapun berada dan bertugas, disertai harapan semoga senantiasa siap dalam menghadapi dinamika tantangan tugas di masa depan,” jelas Kasau.

Peringatan HUT ke-72 TNI Angkatan Udara Tahun 2018 dilaksanakan secara sederhana berupa upacara dan defile tanpa menampilkan demo udara.

“Konsep peringatan kali ini dengan mengadakan kegiatan “Pesta Rakyat” sebagai refleksi hubungan kedekatan TNI AU dengan rakyat, karena selama ini TNI AU tumbuh dan berkembang bersama rakyat serta keberhasilan TNI AU dalam melaksanakan tugas pada dasarnya atas kerjasama dan dukungan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Momentum peringatan hari jadi
Angkatan Udara, kata Kasau, pada hakekatnya merupakan upaya pelestarian nilai-nilai historis perjuangan pengabdian Angkatan Udara sejak awal kelahirannya.

“Sehingga ingatan kita selalu kembali kepada jasa para pahlawan, khususnya para perintis dan pendahulu Angkatan Udara,” tutur Kasau.

Oleh karena itu, setiap tanggal 9 April
merupakan saat yang tepat untuk terus menggali semangat pengabdian, pantang menyerah dan dedikasi tinggi para pejuang, pelopor, sesepuh dan senior Angkatan Udara yang telah meletakkan dasar-dasar organisasi pertahanan negara di udara, yang implementasinya sangat relevan bagi keberadaan TNI AU di masa lalu, masa sekarang dan masa mendatang.

“Saya ingin mengutip pernyataan Bapak Presiden Soekarno pada Hari Peringatan Lima Tahun AURI, tanggal 9 April 1951. Beliau menyatakan bahwa jika Angkatan Perang kita hendak berdiri setaraf, setinggi, sederajat dengan angkatan perang dunia internasional, kita harus mempunyai Angkatan Udara yang sebaik-baiknya,” ungkpa Kasau.

Pernyataan Presiden pertama tersebut, sambung Kasau, menggambarkan bahwa keberadaan Angkatan Udara dalam Angkatan Bersenjata yang bertugas menjaga kedaulatan negara, memiliki makna strategis dan penting sebagai effect deterrent di bidang pertahanan sebuah negara. Selain itu juga, nilai-nilai patriotisme dari para pelopor TNI Angkatan Udara, harus tumbuh subur di hati sanubari generasi penerus dalam melaksanakan tugas pengabdiannya.

“Tunjukkan bahwa personel TNI Angkatan Udara adalah Insan Dirgantara yang mengerti dan memahami akan tugas serta tanggung jawabnya dalam menjaga pertahanan negara di udara,” ujar Kasau.

Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh prajurit Angkatan Udara di manapun berada dan bertugas.

“Saya berharap agar semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan selama masa pengabdian kita kepada Negara dan bangsa,” harapnya. (Yan)

LEAVE A REPLY