Beranda Berita Perkumpulan Alumni Kanisius 86 Benarkan Ananda Walk Out Saat Anies Pidato

Perkumpulan Alumni Kanisius 86 Benarkan Ananda Walk Out Saat Anies Pidato

252 views
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Aksi “Walk Out” para alumni Kolese Kanisius dan sebagian tamu undangan ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan pidato pada peringatan 90 Tahun Kolese Kanisius yang diselenggarakan di Jiexpo Kemayoran Jakarta Pusat pada Sabtu (11/11/17) lalu dibenarkan oleh Perkumpulan Alumni Kanisius 86.

Pada keterangan persnya, disebutkan bahwa salah satu alumni yang juga seorang komposer bernama Ananda Sukarlan berdiri dan meninggalkan tempat acara saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan Pidato.

“Saat Gubernur DKI Jakarta memberi pidato, Ananda Sukarlan berdiri dari kursi VIPnya dan walk out menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pidato Anies, aksi ini kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya.

Setelah memberikan pidatonya yang disambut dengan dingin oleh hadirin yang tinggal, Anies Baswedan meninggalkan tempat acara dan hadirin yang tadinya walk out kembali memasuki ruangan,” isi keterangan pers. Senin (13/11).

Dalam agenda acara, untuk pertama kalinya Kolese Kanisius juga memberikan Penghargaan Kanisius kepada 5 alumni dari berbagai generasi.

Kelima alumni ini tersaring dari 95 finalis yang menjadi kandidat, mereka adalah Ananda Sukarlan (komponis dan pianis), Derianto Kusuma (pendiri Traveloka), Romo Magnis Suseno (tokoh Jesuit), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka) dan Dr. Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

Usai menerima penghargaan, Ananda Sukarlan berkesempatan menyampaikan pidato selama 10 menit, dalam pidatonya, selain mengucapkan terima kasih Ananda juga memberikan kritik pada panitia penyelenggara.

Berikut isi pidato yang disampaikan Ananda usai menerima penghargaan.

“Anda telah mengundang seseorang dengan nilai-nilai serta integritas yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan kepada kami, walaupun anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya, ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius, ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan,” dalam keterangan tertulisnya.

Setelah turun dari panggung, Ananda disalami dan mendapat pujian dari para nominator penerima penghargaan, antara lain mantan menteri Ir. Sarwono Kusumaatmaja dan Pater E. Baskoro Poedjinoegroho S.J., Kepala SMA Kanisius.

alterntif text

LEAVE A REPLY