Beranda Internasional Pilpres Uzbekistan Bakal Dimenangkan Pemimpin Sementara

Pilpres Uzbekistan Bakal Dimenangkan Pemimpin Sementara

79
0
BERBAGI
alterntif text

Almaty, Akuratnews.com – Perdana Menteri Uzbekistan dan Presiden Sementara Shavkat Mirziyoyev sepetinya akan menang dalam pemilihan presiden pada Ahad dengan suara mayoritas dan menjadi pemimpin kedua negara paling padat di negara Asia Tengah itu sejak kemerdekaan.

Namun tantangan paling besar mungkin masih menghadang mantan tokoh komunis yang sejajar dengan pendahulunya Islam Karimov.

Karimov, yang memerintah bekas Republik Soviet berpenduduk 32 juta yang kaya minyak itu dengan tangan besi sejak 1989, wafat akibat stroke pada September, dalam usia 78 tahun.

Mirziyoyev, kepala kabinet sejak tahun 2003, dengan cepat muncul sebagai calon paling kuat untuk menggantikan Karimov setelah ketua Senat mempersilakannya maju. Berdasarkan konstitusi ketua Senat secara normal akan memegang peran sebagai kepala negara sementara.

Kendati berjanji melanjutkan apa-apa yang telah diletakkan oleh pendahulunya, Mirziyoyev telah mengumumkan rencana-rencana untuk reformasi ekonomi, termasuk liberalisasi pasar valuta asing yang dikendalikan ketat, dan bertindak untuk meredakan hubungan-hubungan dengan negara-negara Asia Tengah lainnya yang terganggu.

Para diplomat mengatakan ia juga diperkirakan akan lebih mendekatkan Uzbekistan dengan Rusia yang memiliki pengaruh kuat di era Sovyet.

Mirziyoyev, yang berlatar pendidikan sebagai insinyur, menapak tangga karir di partai Komunis tahun 1980-an, menjadi anggota legislatif Uzbekistan pada saat Uni Sovyet runtuh tahun 1991.

Menurut laaporan kabel kedutaan Amerika Serikat pada 2009 yang disiarkan Wikileaks, Karimov memandang Mirziyoyev “tidak profesional” dan berencana pada akhirnya menggantikannya, walaupun tidak segera.

Masih menurut kabel kedutaan lainnya yang dikirim tahun 2008, Mirziyoyev telah memerintahkan media negara agar tidak menayangkan dirinya di TV karena takut Karimov cemburu. Mirziyoyev tetap dipertahankan sebagai kepala kabinet karena kesetiaannya kepada keluarga Karimob, demikian kabel yang sama.

Sumber-sumber diplomatik dan bisnis mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Mirziyoyev telah mampu menjamin dukungan usahanya untuk menjadi presiden dari klan-klan informal yang berpengaruh di Uzbeklistan dengan setuju berbagai kekuasaan dengan dua tokoh politik lainnya yakni Deputi Perdana Menteri Rustam Azimov dan Kepala Keamanan Rustam Inoyatov.

Namun para analis mengatakan pengaturan ini mungkin hanya menangguhkan pertempuran untuk merebut kekuasaan di kalangan elit politik, yang bisa membuat negara itu yang berbatasan dengan Afghanistan itu tidak stabil.

Amerika Serikat, Rusia dan China memperhatikan perkembangan-perkembangan di Uzbekistan dan menaruh perhatian atas stabilitasnya karena negara itu merupakan eksporter utama gas alam dan kapas. Sedikitnya dua juta orang Uzbekistan bekerja di luar negeri, sebagian besar di Rusia.

Selain Mirziyoyev yang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden pada Ahad, tokoh-tokoh lainnya ialah Khatamjon Ketmonov, Narimon Umarov dan Sarvar Otamuratov. Ketiga tokoh yang disebut terakhir adalah calon dari tiga partai di parlemen yang mencalonkan diri dari oposisi tetapi selalu terkait dengan jalur resmi.

Tempat-tempat pemilihan dibuka sejak pukul 6:00 pagi waktu setempat (pukul 8.00 WIB) hingga pukul 20:00 waktu setempat (pukul 00:00 WIB). Sebanyak 21,4 juta orang berhak untuk memberikan suara mereka. (Naila)

alterntif text

LEAVE A REPLY