oleh

Polda Metro Jaya Persilahkan Warga Melapor jika Ormas Meresahkan

Jakarta, Akuratnews.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan, masyarakat yang merasa resah dengan Organisasi Kemasyarakat (Ormas) bisa melapor ke polisi.

“Kalau ada surat ancaman atau pemaksaan, silakan saja laporkan,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Selasa (29/05/2018).

Argo menjelaskan, permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) dari Ormas yang belakangan mencuat sebagai dugaan pemerasan, sebetulnya sah-sah saja jika tidak ada unsur paksaan dan pihak yang dimintai sumbangan memang memiliki anggaran untuk itu.

“Ada beberapa Ormas yang menyampaikan aspirasi atau meminta (THR) ke perusahaan, kalau perusahaan itu ada, lalu memberikan, itu tidak masalah,” kata dia.

Sebelumnya, Senin (28/05/2018), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Ormas atau siapa saja untuk tidak meminta THR dengan memaksa. Ia mengimbau, bagi yang merasa dirugikan atas perilaku Ormas agar melaporkannya ke pihak berwajib.

“Ya kalau saya nggak usah minta-minta, tapi kalau ada yang merasa itu melanggar hukum, ya laporkan,” katanya di Jakarta.

Namun, Anies melanjutkan, jika tak ada pelanggaran hukum di dalamnya maka tak ada yang salah. Artinya, pemberian THR dikembalikan ke masing-masing pihak.

Menaggapi ramainya pemberitaan tentang ormas yang minta THR, ketua Garda Muda FBR, Arif Rahman Hakim (ARH) mengatakan, berita yang saat ini menjadi viral di berbagai media ternyata diviralkan oleh orang–orang yang justru tidak dirugikan oleh hal tersebut.

“Terkait proposal THR saya rasa bukan persoalan yg harus di besar–besarkan,” katanya. (Gln)

Komentar

News Feed