Beranda Berita Foto PPP : Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan Berpotensi Keresahan Di Masyarakat

PPP : Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan Berpotensi Keresahan Di Masyarakat

284 views
0
BERBAGI
ki-ka ; Wasekjen PPP Sudarto SM, Wasekjen PPP Yunus Razak, Ketua DPP PPP Djafar Alkatiri, Ketua Umum PPP Djan Farid, Waketum Humprey Djemat, Ketua DPP PPP Triana Dewi Seroja dan Wasekjen PPP Mimin Austiana saat jumpa pers pernyataan sikap PPP terkait putusan MK yang mewajibkan mengisi kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). foto : Dhanny Krisandhy / Akuratnews
alterntif text

Akuratnews – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz bersama jajaran pengurus DPP PPP menyatakan tidak sepakat dengan putusan Mahkamah Konstitusi ‎(MK) tentang Administrasi Kependudukan yang mewajibkan mengisi kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Selasa (14/11). foto : Dhanny Krisnadhy / Akuratnews

 

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz,saat memberikan keterangan kepada media di kantor DPP PPP. Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat, Selasa  (14/11). Putusan MK soal aliran kepercayaan dikhawatirkan menimbulkan keresahan masyarakat dan menyulitkan pemerintah dalam implementasinya. foto : Dhanny Krisnadhy / Akuratnews

 

Ketua DPP PPP Djafar Alkatiri, Ketua Umum PPP Djan Farid dan Wakil Ketua Umum PPP Humprey Djemat saat menunjukan surat pernyataan sikap PPP di kantor DPP PPP. Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat, Selasa  (14/11).PPP menyatakan sikap tidak sepakat dengan putusan Mahkamah Konstitusi ‎(MK) yang mewajibkan mengisi kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) foto : Dhanny Krisnadhy / Akuratnews

 

ki-ka ; Wasekjen PPP Sudarto SM, Wasekjen PPP Yunus Razak, Ketua DPP PPP Djafar Alkatiri, Ketua Umum PPP Djan Farid, Waketum Humprey Djemat, Ketua DPP PPP Triana Dewi Seroja dan Wasekjen PPP Mimin Austiana saat jumpa pers pernyataan sikap PPP terkait putusan MK yang mewajibkan mengisi kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). foto : Dhanny Krisandhy / Akuratnews

alterntif text

LEAVE A REPLY