oleh

Riza Patria: Intervensi yang Besar akan Menjadi Beban Pada Keuangan dan Anggaran APBN

Jakarta, Akuratnews.com – Politisi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menyinggung janji presiden Joko Widodo tahun 2015 yang mengatakan ekonomi di Indonesia akan meroket.

Ia menilai, yang terjadi justru sebaliknya, yaitu harga-harga yang meroket.

“Sekarang yang meroket bukan ekonominya, tapi meroket harganya. Misalnya harga listrik meroket, sembako meroket,” katanya selepas kegiatan ‘Arena Adu Opini’ dibilangan Cikini, Jakarta Pusat. Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, Indonesia saat ini dihadapkan masalah ekonomi pelik. Yaitu daya beli masyarakat sangat rendah. Tidak hanya kelas menengah ke bawah, tapi juga menengah ke atas.

“Ditambah masalah berat, pelemahan rupiah. Ini berimplikasi semua sektor, terhadap pengusaha swasta, BUMN, pemerintah hutangnya akan bertambah, bunganya bertambah,” tuturnya.

Riza pun meminta pemerintah segera mengatasi masalah rupiah yang melemah, jangan ditutup-tutupi beritanya tapi langsung disampaikan dan diatasi permasalahannya.

Ia menambahkan intervensi yang sangat besar juga akan menjadi beban pada keuangan dan anggaran APBN kedepan. hutang-hutang yang terus meningkat akibat merosotnya rupiah.

“Jadi menurut saya, yang pertama pemerintah harus terbuka kepada masyarakat, bangsa, negara terhadap kondisi ekonomi yang sebenarnya dan harus segera mengambil langkah-langkah terobosan terkait masalah ini,” ujarnya.

Ia juga berharap, pemerintah melibatkan semua satkeholder bangsa ini untuk mengatasi masalah pelemahan rupiah.

“Karna pelemahan rupiah ini akan berdampak besar ke bidang ekonomi, sosial, hukum bahkan bidang politik,” tegasnya. (Yan)

Komentar

News Feed