oleh

RSPN Ikut Berdukacita Atas Musibah Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Deli Serdang, Akuratnews.com – Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN) DPD Deli Serdang mewakili RSPN seluruh Indonesia turut prihatin dan menyampaikan duka cita yang dalam atas terjadinya musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun diperairan Danau Toba yang membawa puluhan penumpang saat berlayar dari Simarindo Samosir ke Tigaras Simalungun pada Senin (18/6/18) lalu.

Musibah itu menyebabkan 3 orang penumpang ditemukan meninggal dunia, 166 orang belum ditemukan dan 18 orang dalam keadaan selamat.

Ketua RSPN Deli Serdang, Helmi Sidik Purnomo menyampaikan hal tersebut kepada Akuratnews.com di Deli Serdang, Rabu (20/6/18) sore.

Dikatakannya, RSPN ikut berduka cita yang dalam atas musibah tersebut khususnya kepada keluarga korban baik yang ditemukan meninggal dunia maupun yang belum ditemukan hingga hari ini.

” Kejadian ini sangat memprihatinkan kita semua mengingat info yang beredar tenggelamnya kapal motor tersebut selain karena cuaca buruk dan angin kencang juga dikarenakan kelebihan muatan” ujarnya.

Helmi menambahkan, dalam waku berselang beberapa hari sebelumnya juga terjadi musibah yang sama diperairan Makasar.

“Untuk kedepan kami berharap kejadian musibah semacam ini jangan sampai terulang lagi dan kejadian ini seharusnya menjadi bahan evaluasi serta pelajaran bagi semua pihak terkait agar keselamatan penumpang menjadi peioritas utama daripada kepentingan lainnya” harapnya.

Ini menyangkut keselamatan manusia, seharusnya menjadi prioritas utama baik oleh pengusaha pelayaran maupun pihak pihak terkait lainnya, tegasnya.

Sekali lagi, kata Helmi, kami RSPN menyampaikan dukacita yang dalam kepada keluarga korban semoga tetap sabar dan tabah menghadapi musibah ini. Bagi korban yang belum ditemukan agar bisa segera ditemukan.

Kepada para tim penyelamatan juga diharapkan bisa secepatnya menemukan korban lainnya.

“Kami juga sangat mengapresiasi segala daya dan upaya seluruh tim penyelamat hingga hari ini mereka terus melakukan tindakan kemanusiaan menyelamatkan hingga menemukan para korban lainnya ” ungkap Helmi.

Berdasarkan daftar korban KM Sinar Bangun dari Korem 022/Pantai Timur selain berasal dari beberapa daerah di Sumut, ada juga disebutkan nama nama korban diantaranya ada 3 orang yang selamat berasal dari Medan dan Lubuk Pakam Deli Serdang. Kemudian yang belum ditemukan sebanyak 19 orang berasal dari Medan, Deli Tua, Titi Kuning, Marindal, Deli Tua dan Tanjung Morawa. (HSP)

Komentar

News Feed