oleh

RSPN Mengutuk Keras Aksi Bom di Surabaya

Surabaya, Akuratnews.com – Aksi terorisme di Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat. Aksi pelaku terorisme, sudah melampaui batas peri kemanusiaan.

Ketua Umum Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN), Rama Yumatha menyatakan, aksi terorisme adalah tindakan keji melawan kemanusiaan. “Terorisme jelas melawan Pancasila, dan negara. Masyarakat tidak boleh takut,” tegasnya.

Dia meminta masyarakat harus tenang dan waspada. Para pelaku terorisme, sengaja membuat kegaduhan dan ketakutan agar masyarakat panik, emosional dan mudah diprovokasi. Masyarakat harus bersatu, serta menggunakan nalar dan nurani untuk membangun persatuan.

Dia juga menyatakan agar pemerintah segera melakukan tindakan tegas, cepat, dan tepat dalam menangani kasus terorisme.

Menurutnya, aksi terorisme, adalah tragedi kemanusiaan dan bentuk kekejian. “Masyarakat tidak boleh takut dan kalah dari aksi terorisme. Mari kita bersatu, dan berdoa untuk negara,” ujarnya.

Dia mengimbau, agar masyarakat tetap tenang, tapi waspada dan melakukan bantuan penjagaan keamanan lingkungan masing-masing. “Apabila ada hal yang mencurigakan, segera lapor ke kepolisian,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Kadiv Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera memberikan update terkait ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/05/18).

Dari keterangan yang disampaikan kepada wartawan, dia menjelaskan saat ini ada delapan yang tewas dan 38 luka. (Ags)

Komentar

News Feed