Beranda Nasional Satu Anggota Satgas Tinombala Gugur

Satu Anggota Satgas Tinombala Gugur

103
0
BERBAGI
Karo Penum Mabes Polri, Rikwanto
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Seorang anggota TNI gugur dalam kontak tembak antara Tim Nanggala 8 Satgas Tinombala dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang berlangsung di Kampung Maros, Desa Maranda, Kecamatan PPU, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Senin.

“Memang benar tadi siang tepatnya pukul 12.30 WITA ada kontak senjata dalam kaitan operasi Tinombala,”kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, di Jakarta, Senin (19/12/16) malam.

Dalam kontak senjata antara TNI-Polri dengan kelompok MIT tersebut, seorang anggota TNI bernama Pratu Yusuf Bahrudin tertembak dan gugur.

“Satu anggota TNI gugur bernama Pratu Yusuf akibat menderita luka tembak di dada dan punggung,”katanya.

Menurut dia, saat ini mendiang Pratu Yusuf telah dievakuasi ke RSUD Poso untuk disemayamkan. Sementara Satgas Tinombala masih mengejar kelompok MIT.

“Satgas masih mengejar kelompok ini. Sekitar 10 sampai 15 orang yang masih tersisa dalam kelompok ini,”katanya.

Pihaknya menduga kondisi kelompok ini sudah terdesak karena kekurangan makanan dan amunisi.

Kontak senjata terjadi di wilayah pegunungan Kampung Maros, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, kabupaten Poso sekitar pukul 12.30 Wita.

Sekitar pukul 16.10 Wita, Pratu Yusuf Baharuddin dinyatakan meninggal dunia, sementara Pratu Imam Hanafi selamat dan sedang dalam perawatan di rumah sakit Poso.

Kontak senjata terjadi saat Satgas Tinombala sedang menelusuri jejak orang yang diduga bagian dari sisa-sisa DPO kelompok Santoso. Namun tiba-tiba, pasukan Satgas Tinombala ditembaki oleh OTK yang menyebabkan dua personil terkena terluka.

Beberapa waktu kemudian, pasukan Satgas Tinombala dari sektor lainnya, tiba di lokasi baku tembak untuk memberikan pertolongan pertama dan melakukan evakuasi korban. Evakuasi dengan menggunakan helikopter tidak dapat dilakukan karena cuaca tidak mendukung.

Akibatnya korban dievakuasi melalui jalan darat hingga tiba di rumah sakit Poso.

Sebelumnya juru bicara Satgas Operasi Tinombala AKBP Hari Suprapto membenarkan adanya kontak senjata tersebut.

“Iya benar ada kontak tembak, kami baru mendapatkankan kronologisnya saat ini sedang disusun. Lokasinya disekitar sektor 2, kata Hari yang juga Kabid Humas Polda Sulteng. (Maria)

alterntif text

LEAVE A REPLY