oleh

Soal Poros Nusantara, Chandra: Kalau PAN-Demokrat…

Jakarta, Akuratnews.com – Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Chandra Tirta Wijaya, mengomentari wacana pembentukan Poros Nusantara dari kubu Partai Demokrat jelang Pilpres 2019.

“Semua sah-sah saja untuk bikin poros-poros yah selama mencukupi 20% (syarat ambang batas-red) itu gitu lho,” kata Chandra kepada Akuratnews.com, Minggu (10/06/2018) malam.

Namun bagi Chandra, terlalu dini untuk mengatakan PAN bersedia masuk dalam Poros Nusantara itu. Hal ini, karena pensyaratan ambang batas pencalonan Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan UU Pemilu 2017 adalah minimal 20% kursi di parlemen.

“Kalau PAN-Demokrat, kurang 3 kursi gitu lho, PKS-Demokrat lebih banyak lagi kurangnya,” ujar Chandra.

Chandra pun mengatakan bahwa partainya sampai saat ini, masih condong kepada Koalisi Keumatan. Terlebih, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang juga menjabat Ketua Dewan Persaudaraan Alumni (PA) 212, tengah menyatakan kesediaannya menjadi Capres di Koalisi Keumatan.

“Iya lebih condong ke sana lah,” ujar Chandra.

“Gerindra-PAN cukup 20%, Gerindra-PKS cukup 20%, Gerindra-PAN-PKS lebih dari 20%,” imbuhnya.

Seperti diketahui, konstalasi politik jelang Pilpres 2019 telah menghadirkan dua poros yang menjadi perhatian publik. Poros pendukung Jokowi yang tidak mendeklarasikan nama koalisi dan poros oposisi yang didorong alumni 212, Koalisi Keumatan.

Di tengah gaung dua poros itu, Partai Demokrat menginisiasi lahirnya poros alternatif yang baru-baru ini disebut sebagai Poros Nusantara.

“Makanya kemarin setelah itu terjadi (Poros Keumatan), Partai Demokrat lantas serius membangun sikap kita akan membangun Poros Kerakyatan atau Nusantara,” ujar Kepala Divisi Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (7/06/2018) lalu. (MDz)

Komentar

News Feed