Beranda Hukum Surat Keterangan Sakit Setnov akan Dipelajari KPK

Surat Keterangan Sakit Setnov akan Dipelajari KPK

3 views
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempelajari surat keterangan sakit dari Setya Novanto, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik (KTP-e) tahun 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri.

“Penyidik KPK telah menerima surat pertanggal 11 September yang menyatakan bahwa yang bersangkutan hari tidak bisa hadir memenuhi panggilan penyidik karena sedang sakit dan diopname. Langkah selanjutnya tentu saja penyidik masih akan mengecek ulang,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di gedung KPK, Jakarta, Senin (11/9).

Ia menyatakan pengecekan surat itu dilakukan untuk menentukan apakah Setya Novanto akan dijadwalkan kembali pemanggilannya atau memang ada langkah-langkah dari penyidik yang dinilai sah secara hukum.

“Jadi surat itu akan dipelajari lagi oleh penyidik apakah nanti perlu dilakukan atau permintaan “second opinion” dan perlu diingat juga KPK memiliki MoU dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang juga akan bisa cek “second opinion” atas keterangan penyakit yang bersangkutan,” ucap Yuyuk.

Novanto yang sedianya akan diperiksa KPK sebagai tersangka dugaan kasus proyek KTP-e pada Senin tidak hadir dikarenakan sakit gula darah setelah berolahraga pada Minggu (10/9).

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyatakan Novanto telah menjalani rawat inap sejak Minggu (10/09/17) malam di Rumah Sakit Siloam Semanggi Jakarta.

“Berdasarkan pemeriksaan dokter dari tadi malam dan tadi saya masih cek ketemu Pak Setya Novanto dan ternyata di situ ada tiga dokter serta beberapa perawat manyampaikan bahwa penyakit Pak Setya Novanto itu adalah gula darah kemudian berpengaruh kepada fungsi ginjal dan juga jantung sehingga dengan demikian dokter tidak rekomendasikan untuk hadir,” kata Idrus di gedung KPK, Jakarta, Senin.

Menurut Idrus, Setya Novanto telah lima tahun mengidap penyakit gula darah.

“Ya kalau gula darah ini kita ketahui kan sudah lima tahun dan saya juga tadi tanya ke dokter, gimana ini dokter akar masalahnya. Itu ada pada gula darah dan berpengaruh terhadap fungsi ginjal, berpengaruh pada fungsi jantung,” kata Idrus. (Fajar)

alterntif text

LEAVE A REPLY