oleh

Survey SMRC: 3 Cagub Ini Unggul di Pulau Jawa

Jakarta, Akuratnews.comSaiful Mujani Research and Consulting (SMRC), merilis hasil survei terbarunya terhadap elektabilitas para kandidat Gubernur di 3 Provinsi di Pulau Jawa.

Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, dan Khofifah Indar Parawansa menjadi Cagub paling unggul dalam perhelatan Pilgub 27 Juni mendatang.

“Di Jawa Tengah, pasangan Ganjar-Taj Yasin unggul telak. Mereka didukung 70,1 persen warga; sementara pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah hanya didukung 22.6 persen warga,” kata Direktur SMRC, Sirojuddin Abbas dalam paparannya di Jakarta Pusat, Jumat (22/06/2018).

Sementara di Jawa Barat, lanjut Sirojuddin, keunggulan Ridwan Kamil relatif lebih tipis. Pasangan M Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum mendapat dukungan terbesar dengan raihan 43,1 persen; disusul Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 34,1 persen; Sudrajat-Ahmad Syaikhu 7,9 persen; dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 6,5 persen.

Adapun di Jawa Timur, meski Pilgub hanya diikuti dua pasangan peserta, pasangan Khofifah-Emil Elistyanto Dardak belum memperoleh dukungan lebih dari 50 persen. Mereka mendapat dukungan 48,5 persen, sementara pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno mendapat dukungan 40,8 persen.

“Yang belum tahu sekitar 10,7 persen,” kata Sirojuddin.

Menurut Sirojuddin, keunggulan Ganjar di Jawa Tengah akan sulit dikejar oleh Sudirman mengingat selisih suara yang sangat jauh (sekitar 47 persen) sementara waktu sudah terlalu sempit. Hasil penelitian SMRC juga menunjukkan sekitar 63 persen warga menyatakan hampir pasti tidak akan mengubah pilihannya saat hari H nanti.

Kondisi ini agak berbeda dengan Jawa Barat. Selisih antara dukungan terhadap Ridwan dan dukungan terhadap Deddy Mizwar hanyalah 9 persen, sementara yang menyatakan belum tahu/rahasia mencapai 8,5 persen. Survei juga menunjukkan sekitar 30 persen warga menyatakan masih mungkin mengubah pilihan pada hari H.

Tambahan lagi, kata Sirojuddin, dukungan terhadap Deddy Mizwar menunjukkan kenaikan antara Maret ke Mei 2018 sebesar 3-4 persen; sementara dukungan terhadap Ridwan menunjukkan penurunan kecil atau stabil.

Di Jawa Timur, keunggulan Khofifah juga belum dapat dikatakan berada dalam zona aman. Selisih suara Khofifah dan Saifullah Yusuf hanya 8 persen, sementara yang belum tahu/tidak menjawab sekitar 10 persen dan hampir 30 persen menyatakan masih mungkin mengubah pilihan pada hari H pemilihan. Namun terdapat satu indikator yang dapat menyebabkan Khofifah cukup optimistis.

“Dukungan terhadap Khofifah terus meningkat dibandingkan hasil survei bulan Februari,” kata Sirojuddin.

“Dukungan pada Khofifah naik dari 40 persen pada Februari menjadi 48 persen pada Mei ini; sedangkan dukungan terhadap Saifullah berada pada angka konstan kalau bukan turun, yaitu dari 41,5 persen pada Februari menjadi 40,8 persen pada Mei.” lanjutnya.

Survei SMRC dilakukan di tiga provinsi di tiga waktu berbeda. Di Jawa Tengah, survei dilakukan pada 23-30 Mei 2018. Di Jawa Timur, survei dilakukan pada 21-29 mei 2018. Di Jawa Barat, survei dilakukan pada 22 Mei -1 Juni 2018. Jumlah sampel di masing-masing provinsi sebanyak 820 orang, yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan (margin of error) survei di masing-masing provinsi diperkirakan ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Yud)

Komentar

News Feed