oleh

Terdakwa Narkoba Didakwa Pasal Tunggal, Kuasa Hukum Protes

Surabaya, Akuratnews.com – Septian Bagas Eka Prasetya, terdakwa penyalahgunaan Narkotika yang hanya didakwa dengan pasal tunggal oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sisca Kristina dari Kejari Tanjung Perak, mendapat reaksi dari Frankie Herdinanto, selaku kuasa hukum.

Hal ini dituangkan dalam Pledoi (Pembelaan) yang dibacakan pada sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (09/04/18). Frankkie menyatakan, bahwa kliennya merukapan korban dan meminta agar Majelis Hakim memberikan hukuman Rehabilitas.

“Yang mulia, klien kami merupakan korban dari peredaran Narkoba. Oleh karena itu, kami mohon agar klien kami diberikesempatan untuk berobat (Rehabilitas),” ungkap Frankie.

Atas Pembelaan yang dibacakan, Jaksa Sisca akan memberikan jawaban secara tertulis pada sidang berikutnya.

“Kami akan melakukan jawaban secara tertulis yang mulia,” ujar Sisca.

Pembelaan (Pledoi) dilakukankarena tuntutan JPU dianggap terlalu tinggi atas tuntuta  7,5 tahun dengan denda Rp 800 juta subsieder 6 bulan kurungan, yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sisca Kristina dari Kejari Perak.

Ditemui usai sidang, Frankie menjelaskan, bahwa pada poko perkara yang menjerat kliennya, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menjerat dengan pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI no 35 tahun 2009.

“Pokok perkara ini, bukan faktor upaya rehabilitas, namun karena Jaksa mendakwanya dengan pasal tunggal. Dan Jaksa harus dapat menjelaskan unsurnya. Kalau tidak, ini (dakwaan) harus gugur,” ungkapnya.

Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menjatyhkan tuntutan 7,5 tahun penjara dengan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Perlu diketahui, Rabu (03/01/18) sekitar pukul 23.00 WIB, terdakwa ditangkap Anggota Unit Reskrim Polsek Benowo di warung Caffe Jl Kedung Mangu, Sidotopo, Surabaya karena kedapatan membawa satu poket sabu seberat 0,33 gram. (Mohammad).

Komentar

News Feed