oleh

Terkait Penahanan Rijal Sirait, KOMPPAK Dukung Kinerja KPK

Medan, Akuratnews.com – Sejumlah elemen masyarakat Sumatera Utara mengapresiasi upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan para tersangka dugaan menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Salah satunya adalah Komunitas Masyarakat Pemantau Penyalahgunaan Kekuasaan (KOMPPAK) Sumut.

“Sebagai elemen masyarakat kami sepenuhnya mendukung kinerja KPK untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu terhadap siapaoun yang terlibat kasus korupsi ” ujar Sekretaris Komunitas Masyarakat Pemantau Penyalahgunaan Kekuasaan (KOMPPAK) Ismail Nasution kepada Akuratnews.com, Rabu (04/07/18).

Apalagi, lanjut Ismail terhadap kasus suap berjamaah mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang melibatkan banyak anggota DPRD Sumut berpotensi menimbulkan dampak krisis kepercayaan masyarakat.

Seperti diketahui, Rijal Sirait mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan saat ini anggota DPD RI asal Sumatera Utara harus menyusul Fadly Nursal yang lebih dahulu menjalani penahanan KPK setelah menjalani pemeriksaan KPK hari ini Rabu (4/7/2018).

Rijal Sirait diduga menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho mantan Gubernur Sumut terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.

Rijal merupakan salah seorang dari 38 orang yang tersandung kasus dugaan menerima suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Dia mengaku menyerahkan masalah hukumnya kepada lembaga anti korupsi KPK sebab telah menerima uang suap dari Gatot sebesar Rp 300 juta. Uang tersebut sudah dia kembalikan ke KPK.

Usai menjalani pemeriksaan sore tadi, Rabu (4/7/2018). Rijal terlihat mengenakan rompi orange khas tahanan KPK dan digiring menuju mobil KPK.

Rizal Sirait sempat menyampaikan mohon maafnya kepada masyarakat Sumut. ” Saya Rizal Sirait, mohon izin dan mohon maaf atas persitiwa ini. Ini ketentuan Allah,” katanya. (HSP)

Komentar

News Feed