oleh

Tersangka Kasus Korupsi Bagi-Bagi Proyek DP3 Kabupaten Sidoarjo Senilai 16,8 Miliar di Vonis 1 Tahun

Sidoarjo, Akuratnews.com – Kasus korupsi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (DP3) Kabupaten Sidoarjo pada hari Kamis (17/05/2018) kembali di Sidangkan. Sidang yang beragendakan pembacaan putusan tersebut digelar diruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya di jalan raya Juanda, Sidoarjo. pada pukul 10:49 wib. dengan terdakwa tunggal yakni Lukman Saleh.

Dalam pembacaan putusan, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 2 dan 3 Nomor 20 tahun 2002 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 16,8 miliar dalam bagi-bagi proyek semasa terdakwa menjabat sebagai Kasubag Perencanaan DP3 Kabupaten Sidoarjo saat itu. Hingga diputus Satu tahun dan Subsider Satu bulan oleh majelis hakim yang di ketuai oleh Dede selaku Hakim Ketua dengan didampingi Dua Hakim Ad’hoc.

“Terdakwa terbukti bersalah, telah melakukan tindak pidana korupsi hingga menyebabkan adanya kerugian negara,” ucap, Ketua Hakim, Dede saat menyampaikan putusan.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Wahid saat dikonfirmasi usai persidangan tentang adanya hasil audit BPKP, adanya pengurangan volume di dalam beberapa pekerjaan proyek yang dilakukan oleh puluhan rekanan itu, Wahid mengatakan, “itu sudah dibayar oleh terdakwa di persidangan sebelumnya sebesar Rp 200 juta.”tutur, Wahid usai persidangan.

Diwaktu yang sama terdakwa mantan Kasubag Perencanaan DP3 Kabupaten Sidoarjo, Lukman Saleh saat ditanyai mengenai putusan hakim, Lukman menjawab, “biar pengacara (Soleh) saya saja yang menjawab mas.”singkatnya, sembari kembali masuk mobil tahanan Nissan Evalia warna hitam bernopol W 509 PP dengan pengawalan sejumlah petugas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo dan Kepolisian. (rif)

Komentar

News Feed