Beranda Megapolitan Tiga Alasan Mengapa Masyarakat Tidak Lagi Inginkan Ahok Jadi Gubernur

Tiga Alasan Mengapa Masyarakat Tidak Lagi Inginkan Ahok Jadi Gubernur

85
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Lingkaraan Survei Indonesia pimpinan Denny Januar Ali ( LSI Denny JA) menyebut, ada tiga alasan mengapa rakyat Jakarta tidak lagi menginginkan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menjadi gubernur untuk periode 2017-2022.

Pertama, rapor merah atas empat kondisi kehidupan masyarakat DKI Jakarta yakni politik, ekonomi, keamanan, dan penegakan hukum.

Kedua, mayoritas publik tak nyaman dengan pro dan kontra kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok.

Sementara itu, alasan yang ketiga adalah mayoritas publik tidak bersedia dipimpin oleh gubernur dengan status tersangka.

Akumulasi dari semua penilaian warga tersebut menunjukkan, sebanyak 60,3 persen warga Jakarta ingin gubernur baru. Sedangkan sisanya sebanyak 22,1 persen tetap menginginkan Ahok, dan 17,6 persen tidak menjawab.

“Opini pemilih Jakarta di bulan Desember 2016 seperti yang direkam melalui survei LSI menyatakan bahwa sekitar 60,3 persen publik Jakarta ingin gubernur baru,” kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/12/16).

Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden pada tanggal 1-6 Desember 2016 di Jakarta. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini +/- 4,8 persen.

Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan indepth interview).

(Arham)

alterntif text

LEAVE A REPLY