Beranda Internasional Usulan AS Selidiki Senjata Kimia di Suriah Ditolak PBB

Usulan AS Selidiki Senjata Kimia di Suriah Ditolak PBB

34
0
BERBAGI
alterntif text

Washington, Akuratnews.com – Rancangan resolusi Amerika Serikat dan Rusia untuk membentuk badan ahli baru untuk menyelidiki serangan senjata kimia di Suriah gagal lolos di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Pemungutan suara yang berlangsung pada Selasa berlangsung di tengah perang kata-kata antara Washington dan Moskow terkait ancaman besar aksi militer Barat menyusul dugaan serangan gas di kota Douma yang dikuasai pemberontak Suriah, pada Sabtu lalu.

Rusia negara pertama yang memveto resolusi yang diusung Amerika Serikat untuk membentuk kelompok yang memiliki kewenangan untuk menetapkan kesalahan atas serangan kimia di negara yang dilanda perang.

alterntif text

Dua belas anggota dewan memberikan suara mendukung, Bolivia mengekor ke Rusia, sementara China abstain (tidak memberikan suara). Sementar untuk lolog, sembilan suara dan tidak ada veto oleh lima anggota tetap, Rusia, Cina, Prancis, Inggris, atau Amerika Serikat.

“Rusia berpendapat tidak dapat mendukung proposal Amerika Serikat karena diyakini akan mengarah pada bias. Selain itu, resolusi itu dinilai meremehkan  pemerintah Suriah yang dipilih secara demokratis,” menurut reporter Al Jazeera, Mike Hanna, dari markas PBB di New York.

Ini adalah yang ke-12 kalinya Rusia menggunakan hak vetonya di DK untuk memblokir tindakan terhadap pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad, sekutu utamanya.

Begitupun tawaran Rusia untuk membuat penyelidikan baru juga gagal setelah resolusi yang diusulkan hanya menerima enam suara mendukung. Tujuh anggota memilih menentang dan dua abstain.

“Proposal Moskow sudah ada selama beberapa bulan sekarang, tetapi tidak pernah memperoleh daya tarik,” kata Hanna.

Ia mencatat bahwa mereka yang menentangnya percaya bahwa mekanisme yang diusulkan tidak akan independen, karena anggotanya akan ditunjuk oleh Rusia, dan bahwa badan itu sendiri tidak  dapat menyalahkan atau mengidentifikasi pelaku.

Rancangan Rusia akan mengharuskan penyidik untuk melapor ke DK, yang kemudian dapat memastikan pertanggungjawaban. (Red)

LEAVE A REPLY