Beranda Ekonomi Wianda: “Pertamina Bertransaksi Langsung Dengan PLN Tanpa Perantara”

Wianda: “Pertamina Bertransaksi Langsung Dengan PLN Tanpa Perantara”

100
0
BERBAGI
Wianda Pusponegoro
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – PT Pertamina (Persero) membantah adanya makelar dalam penyaluran bahan bakar minyak untuk memenuhi kebutuhan ketenagalistrikan.

Dalam keterangan resminya, Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan dalam penyaluran BBM dalam jumlah besar, konsumen bisa memilih model pengiriman. Pertama, konsumen menanggung biaya pengiriman atau loco. Kedua, biaya pengiriman ditanggung penjual atau franco.

Adapun, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memilih model pengiriman loco dengan depo atau terminal BBM sebagai titik serahnya. Selama ini, katanya, pembelian dilakukan langsung tanpa pihak ketiga.

“Pertamina bertransaksi langsung dengan PLN tanpa perantara dan skema yang sekarang dilakukan adalah sesuai keinginan pembeli,” ujarnya, Kamis (29/12/16).

Dia mengakui harga BBM industri, juga pembangkit listrik di daerah terpencil relatif lebih mahal karena ongkos angkut yang lebih tinggi. Adapun, formula harga jual untuk PLN, yaitu MOPS + 5% berlaku di seluruh Indonesia. Formula tersebut, tutur Wianda, tak sesuai dengan skala ekonomi.

Di sisi lain, perseroan tak mungkin mengurangi harga melalui subsidi silang. Pasalnya, mekanisme penyaluran BBM dilakukan melalui lelang. Dengan demikian, bila subsidi silang dilakukan, hal tersebut akan mengurangi daya saing harga BBM di daerah lainnya.

“Apabila diminta melakukan subsidi silang, akan mengurangi daya saing Pertamina dalam tender pasokan BBM kepada PLN di tempat lain.”

Istilah broker sebelumnya dikeluarkan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong di Sulawesi Utara. Dia menilai mahalnya harga listrik karena adanya pihak ketiga di antara produsen listrik dan penyalur listrik.

Di sisi lain, PLN sebagai penyalur listrik mengakui biaya listrik yang tinggi berasal dari mahalnya bahan bakar yang digunakan. PLN menyebut BBM yang digunakan untuk menyuplai pembangkit listrik di daerah terpencil dibeli melalui perantara. (Lukman)

alterntif text

LEAVE A REPLY