Beranda Megapolitan Wibi Andrino Sebut Warga yang Menolak Kampanye Belum Dewasa

Wibi Andrino Sebut Warga yang Menolak Kampanye Belum Dewasa

95
0
BERBAGI
Wibi Andrino
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Wibi Andrino selaku Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat, menanggapi penolakan yang dilakukan oleh sejumlah warga, saat jagoan mereka melakukan kampanye atau blusukan.

Menurut Wibi, adanya pengadangan tersebut menunjukkan jika masyarakat Jakarta belum dewasa dalam memaknai demokrasi.

Komentar Wibi ini menanggapi penolakan beberapa oknum saat Ahok berkunjung di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/17).

“Sama saja dengan respon sebelum-sebelumnya, karena (warga yang menolak) belum dewasa saja,” ujarnya saat dihubungi awak media, Jumat (6/1/17).

Seharusnya, menurut Wibi, apabila warga merasa tidak suka dengan calon petahana tersebut, maka tak perlu memilih Ahok-Djarot di Pilkada Jakarta, pada 15 Februari mendatang.

“Tapi tidak perlu sampai melakukan hal pengadangan seperti itu,” ujar politisi Partai Nasdem itu.

Apalagi, dijelaskan Wibi, jika penolakan tersebut disangkutpautkan dengan kasus dugaan penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, maka hal itu sangat disayangkan.

“Saya yakin kalau mengatasnamakan Islam, maka Islam tidak seperti itu. Islam itu toleransi,” ungkapnya.

Sebelumnya, sekitar empat orang warga Lenteng Agung melakukan penolakan saat calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan blusukan dengan meninjau bantaran Sungai Cilwung di Gang Pepaya, Jalan Agung Baru I, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/17).

“Kami nggak mau ada Ahok di sini, keluar dari kampung sini,” teriak salah seorang warga yang mengaku bernama H Yakub Sodirin (65) di lokasi.

Meski tidak terjadi kerusuhan dan mengganggu jalannya kampanye calon gubernur nomor urut dua itu, namun akibat dari aksi penolakan itu, dua orang dari warga yang menolak, diamankan oleh aparat kepolisian. (Naila)

alterntif text

LEAVE A REPLY