1 dari 8 Napi yang Kabur dari Lapas Aceh Serahkan Diri

Kabur ke kampung halaman, Stepen bin Pantomex (49) Napi Lapas Kelas IIB Blangpidie, Abdya, menyerahkan diri

Aceh, Akuratnews | Stepen bin Pantomex (49) satu dari delapan napi Lapas Kelas IIB Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang kabur pada Jumat (16/7) lalu, menyerahkan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun, pengedar sabu asal Keude Blang Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Besar itu menyerahkan diri ke pihak berwajib di kampung halamannya pada Selasa (20/7).

Stepen datang ke Polsek Bandar Raya Poltabes Banda Aceh didampingi saudara kandungnya.

"Benar. Satu napi telah kita amankan kembali. Tadi malam kita terima dari Reskrim Polres Abdya," kata Kalapas Blangpidie, Akhmad Widodo, Kamis (22/7).

Ia menyebutkan, kini yang bersangkutan telah ditempatkan di ruang tahanan khusus dan kuncinya dipegang langsung oleh dirinya. Pengetatan itu dilakukan guna menghindari penganiayaan dari para napi lain.

Akhmad Widodo menandaskan, pihaknya dengan koordinasi TNI Polri hingga kini masih terus memburu sisa napi lainnya yang kabur. Ia juga berharap kepada masyarakat agar melaporkan ke pihak yang berwajib bilamana melihat atau mengetahui keberadaan tujuh buronan napi.

Berikut sisa napi Lapas Kelas IIB Blangpidie yang kabur masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) :

1. Jun Faisal Bin Abdul Manan

- Kasus : Pencabulan Anak

- Hukuman : 8 Tahun

Warga Asli Abdya 

2. Faijar Bin Sofyan
- Kasus : Sabu
- Hukuman : 6 Tahun

3. Irwansyah Als Si wan Bin Hasbi

- Kasus : Sabu
- Hukuman : 7 Tahun

4. Mahfud Bin Alm M. Puteh

- Kasus : Sabu
- Hukuman : 16 Tahun

5. Muhammad Arief Bin Nazir Ibrahim
- Kasus : Sabu
- Hukuman : 11 Tahun

6. Muksalmina Bin Abdullah
- Kasus : Sabu
- Hukuman : 8 Tahun

7. Rusli Alias Pakboi Bin Hasboh

- Kasus : Sabu
- Hukuman : 8 Tahun

Penulis:

Baca Juga