12 Institusi Ikuti Pameran Bertajuk Kampung Hukum 2017

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali meresmikan pameran bertajuk Kampung Hukum 2017 yang diikuti 12 institusi hukum dan lembaga negara yaitu Majelis Permusyawaratan Rakyat di Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (9/2/17).

Adapun 12 intitusi terdiri dari Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Kepolisian, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Komisi Pemberantasan Korupsi, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Badan Narkotika Nasional, Ombudsman dan Mahkamah Agung.

Ia berharap dengan adanya Pameran Kampung Hukum yang diikuti 12 institusi dapat mengembangkan inovasi di bidang penegakkan hukum.

"Saya yakin pada pameran tahun ini pun banyak inovasi dibidang penegakan hukum yang akan disampaikan oleh para penegak hukum untuk memberikan layanan publik yang prima," ujar Hatta dalam sambutannya.

Selain itu, Ia  juga berharap adanya  inovasi layanan publik yang dikembangkan 12 institusi. Nantinya, dapat bersinergi dengan Mahkamah Agung.

"Saya pun berharap inovasi layanan publik yang ditampilkan mahkamah agung bisa disinergikan dengan layanan publik dari instansi atau institusi penegak hukum lainnya, "katanya.

Lebih lanjut, dengan adanya Pameran Kampung  Hukum dapat menjadi ajang bertukar informasi peserta Pameran yakni 12 institusi.

"Saya berharap kegiatan pameran ini menjadi ajang bertukar informasi antara peserta pameran juga sebagai sarana untuk mensosialisasikan programnya kepada publik

Sementara itu, Kepala Biro  Hukum dan Humas MA, Ridwan Masyur menuturkan  bahwa Pameran Kampung Hukum merupakan salah satu rangkaian dalam sidang pleno Mahkamah Agung untuk meningkatkan kepercayaan publik melalui layanan prima dalam era digital, tersirat semangat pelayanan publik yang berbasis digital sebagai repon reformasi E-manajemen dan E-litigasi.

"Pameran Kampung Hukum merupakan agenda rutin untuk memberikan informasi secara luas kepada masyarakat luas,  mengenai fungsi dan peran dari Mahkamah Agung, "paparnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga