120 Sekolah di Depok Dapat Penyuluhan Program Non Fisik TMMD

Depok, Akuratnews.com - Sejumlah pelajar di 120 sekolah tingkat SMP dan SMU swasta maupun negeri yang ada di Depok diberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Penyuluhan pada para pelajar tersebut merupakan rangkaian kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 yang di gelar di Kota Depok. Kegiatan itu dianggap penting dilakukan mengingat maraknya peredaran dan bahaya narkoba dan gejala intoleransi yang mulai timbul.

"Karena semakin maraknya peredaran narkoba serta adanya gejala intoleransi yang mulai timbul pada generasi muda di Depok akhirnya penyuluhan pada pelajar kita tambah dalam giat TMMD kali ini,” kata Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0508/Depok, Kapten Inf Ibrahim, Senin (22/10/2018).

Menurutnya, kegiatan penyuluhan sebelumnya hanya dilakukan satu kegiatan penyuluhan saja di tiap harinya. Kini, mulai hari ini ditambah 12 kegiatan penyuluhan.

"Penambahan penyuluhan akan diberikan dengan menyasar generasi muda di Depok pada para pelajar setingkat SMP dan SMU," ujarnya.

Ditargetkan, penambahan penyuluhan akan dilakukan minimal sebanyak 120 sekolah, setingkat SMP dan SMU, baik negeri atau swasta di Depok.

Dikatakan Ibrahim, nara sumber dalam penyuluhan tambahan ini semuanya merupakan personel di masing-masing Koramil di bawah Kodim Depok.

Ada 7 Koramil di bawah Kodim Depok, yakni Koramil 01/Pancoran Mas, Koramil 02/Beji, Koramil 03/Sukmajaya, Koramil 04/Bojonggede, Koramil 05/Sawangan, Koramil 06/Cimanggis dan Koramil 07/Limo.

"Setiap hari, mulai Senin ini digilir di tiap Koramil. Untuk hari ini,(Senin,22/10/2018) penambahan dilakukan oleh 4 Koramil yakni Koramil Pancoran Mas, Beji, Sukmajaya dan Bojonggede,”katanya.

Seperti diketahui, dalam kegiatan TMMD ke -103 di Depok lebih banyak berupa penyuluhan pada lapisan masyarakat. Berbagai macam hal dan tema berguna, yang melibatkan pihak kompeten.

Kegiatan penyuluhan itu diantaranya tentang masalah kesehatan lingkungan, pencegahan penyakit menular, pelatihan bahasa inggris, cara menanam tanaman hidroponik, penanggulangan narkoba, tentang lalu lintas, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja, ketahanan keluarga, kerukunan hidup antar umat beragama, pertanian dan perekonomian, hingga penanggulangan terorisme dan radikalisme. (Eko)

Penulis:

Baca Juga